Edukasi

15 Pelajar SMP Kendari Kedapatan Konsumsi Tembakau Gorila, Polisi Lakukan Pembinaan

×

15 Pelajar SMP Kendari Kedapatan Konsumsi Tembakau Gorila, Polisi Lakukan Pembinaan

Sebarkan artikel ini
Tembakau gorila
Para pelajar yang kedapatan mengkonsumsi narkotika jenis sintetis di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Topikseru.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta Kendari) mengamankan 15 pelajar SMP Negeri 1 Kendari, Sulawesi Tenggara, yang kedapatan mengkonsumsi narkotika jenis sintetis atau tembakau gorila (sinte).

Kasus ini terungkap setelah video aksi para siswa tersebut viral di media sosial.

Kepala Seksi Humas Polresta Kendari, Iptu La Ode Haridin, mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak cepat begitu video berdurasi 20 detik itu beredar.

Rekaman memperlihatkan sejumlah pelajar berseragam sekolah mengeluarkan tembakau dari tas, kemudian menghisapnya di salah satu ruangan.

“Total ada 15 pelajar SMP yang kami amankan. Mereka kami panggil bersama orangtua dan gurunya, kemudian diberi pembinaan karena mereka ini hanya korban dan pemakai,” kata Haridin, Senin, 22 September 2025.

4 Siswa Dibawa ke BNNK Kendari

Dari 15 pelajar tersebut, 11 orang dikembalikan ke keluarga masing-masing, sementara empat siswa lainnya dibawa ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari untuk menjalani pembinaan lanjutan.

Di hadapan polisi, para siswa membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut, disaksikan guru dan orangtua mereka.

Baca Juga  Dua Kurir Sabu Asal Aceh Dituntut Hukuman Mati, Edarkan 89,6 Kg Narkotika ke Medan

Tembakau Gorila Dibeli Lewat Instagram

Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni, menyebut pihaknya masih mendalami keterangan para pelajar. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku membeli sinte melalui media sosial Instagram seharga Rp50 ribu per linting.

“Masih kami telusuri siapa pengedarnya, karena mereka hanya pesan lewat akun Instagram. Dari 15 pelajar itu, delapan laki-laki dan tujuh perempuan,” ujar Andi.

Menurut Andi, meski belum ditemukan indikasi keterlibatan jaringan besar, kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan anak-anak usia sekolah.

“Semua diberi pembinaan, tapi empat orang dibawa keluarga untuk rehabilitasi di BNN,” katanya.

Kasus Narkoba di Kalangan Pelajar

Kasus ini menambah daftar panjang keterlibatan pelajar dalam penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Tembakau gorila atau sinte sendiri dikenal sebagai narkotika sintetis dengan efek psikoaktif tinggi, dan marak dijual secara daring.

Pihak kepolisian mengimbau orangtua dan sekolah untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak, agar tidak mudah terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.