Ringkasan Berita
- Sejumlah figur terkenal, termasuk pasangan yang selama ini tampak harmonis di media sosial maupun layar kaca, memutus…
- Nama-nama seperti Raisa Andriana hingga Deddy Corbuzier menjadi sorotan besar, memunculkan pertanyaan: Apa yang seben…
- Tren Perceraian di Indonesia Terus Meningkat Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingginya angka perceraian …
Topikseru.com – Sepanjang 2025, isu perceraian kembali menjadi salah satu topik yang paling banyak menyita perhatian publik. Sejumlah figur terkenal, termasuk pasangan yang selama ini tampak harmonis di media sosial maupun layar kaca, memutuskan untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Nama-nama seperti Raisa Andriana hingga Deddy Corbuzier menjadi sorotan besar, memunculkan pertanyaan: Apa yang sebenarnya terjadi di balik keretakan rumah tangga para selebritas ini?
Meski memiliki kehidupan yang terlihat mapan secara finansial, perjalanan pernikahan para pesohor ternyata tak lepas dari dinamika hubungan yang rumit, sama seperti pasangan pada umumnya.
Sejumlah faktor disebut berkontribusi, mulai dari komunikasi yang merenggang hingga kehadiran pihak ketiga.
Fenomena ini sejalan dengan realitas yang banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Tak sedikit pasangan yang mengalami persoalan serupa tanpa sorotan kamera.
Tren Perceraian di Indonesia Terus Meningkat
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingginya angka perceraian sepanjang 2024, yakni 399.921 kasus.
Perselisihan menjadi penyebab paling dominan, disusul faktor ekonomi serta pasangan yang pergi meninggalkan rumah.
Penyebab perceraian menurut BPS (2024):
- Perselisihan dan pertengkaran – 251.125 kasus
- Ekonomi – 100.198 kasus
- Meninggalkan salah satu pihak – 31.265 kasus
- KDRT – 7.423 kasus
- Zina – 1.005 kasus
- Judi – 2.889 kasus
- Mabuk – 2.004 kasus
- Dihukum penjara – 1.335 kasus
- Murtad – 1.000 kasus
- Poligami – 849 kasus
- Madat – 436 kasus
- Kawin paksa – 304 kasus
- Cacat badan – 252 kasus
Lonjakan ini menunjukkan bahwa persoalan rumah tangga bukan hanya menimpa kalangan selebritas, tetapi juga menggambarkan tantangan keluarga Indonesia secara keseluruhan.
10 Faktor Utama Penyebab Perceraian yang Paling Sering Terjadi
Mengacu pada dinamika rumah tangga selebritas serta fenomena yang kerap muncul di masyarakat, berikut sejumlah faktor utama yang dapat memicu keretakan pernikahan:
1. Hubungan Kehilangan “Rasa Pacaran”
Banyak pasangan lupa menjaga kedekatan emosional seperti saat masa pacaran. Hubungan menjadi monoton dan minim momen berkualitas.
Meluangkan waktu untuk kencan berdua dapat menjaga kedekatan ini.
2. Kehadiran Orang Ketiga
Interaksi di media sosial yang awalnya sekadar iseng dapat berkembang menjadi hubungan emosional yang merusak kepercayaan pasangan.
3. Tekanan Finansial
Perbedaan kontribusi ekonomi dalam keluarga kerap menimbulkan ketimpangan. Situasi makin rumit ketika salah satu pihak tidak ingin berkembang atau justru mencari pelarian yang tidak sehat.
4. Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
Baik kekerasan fisik maupun verbal tak bisa ditoleransi. Ucapan yang merendahkan di hadapan anak atau orang lain termasuk bentuk kekerasan emosional.
5. Minim Komunikasi
Kesibukan, terutama setelah memiliki anak, membuat komunikasi pasangan semakin jarang. Masalah kecil bisa menjadi besar jika tidak dibicarakan sejak awal.
6. Campur Tangan Keluarga Besar
Intervensi orang tua atau mertua sering menciptakan ketegangan. Tanpa batasan yang jelas, masalah kecil mudah memicu konflik besar.
7. Perbedaan Laju Pertumbuhan Diri
Ketika salah satu pasangan berkembang dalam karier, kesehatan, atau pendidikan, sementara yang lain tidak bergerak, hubungan perlahan mengalami jarak nilai hidup.
8. Hilangnya Identitas Diri
Banyak perempuan mengorbankan ambisi pribadi demi peran sebagai ibu dan istri. Tanpa keseimbangan, pasangan bisa kehilangan koneksi sebagai partner hidup yang setara.
9. Kurangnya Kejujuran dan Keterbukaan
Menutupi hal-hal penting seperti kondisi keuangan atau aktivitas harian dapat mengikis kepercayaan. Transparansi adalah fondasi hubungan.
10. Menikah Terlalu Muda
Pernikahan dini membuat pasangan belum matang secara emosional. Ego tinggi dan ketidaksiapan berkompromi memicu konflik berkepanjangan.
Kesimpulan: Menjaga Rumah Tangga, Menjaga Kesadaran
Kasus perceraian yang menimpa artis sepanjang 2025 menjadi cermin bahwa hubungan yang tampak ideal sekalipun bisa rapuh jika tidak dirawat dengan komunikasi, kejujuran, dan kemauan untuk berkembang bersama.
Memahami penyebab umum perceraian bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar setiap pasangan dapat lebih waspada dan menjaga kualitas hubungan sejak dini.








