EdukasiNews

Tim Pengabdian USU Tingkatkan Kapasitas dan Penyusunan Peraturan Desa di Buluh Telang

×

Tim Pengabdian USU Tingkatkan Kapasitas dan Penyusunan Peraturan Desa di Buluh Telang

Sebarkan artikel ini

Ringkasan Berita

  • Faiz Albar mengatakan pada kegiatan tersebut tim pengabdian USU melakukan penguatan kapasitas dan penyusunan peratura…
  • Dosen Vokasi USU Muhammad Husni Thamrin M.Si, M, memimpin tim pengabdian yang beranggotakan dosen Administrasi Publik…
  • Selain itu Faiz Albar juga menyebutkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu utama di Desa Bulu…

TOPIKSERU.COM, LANGKAT – Tim pengabdian masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU), menggelar pengabdian di Desa Buluh Telang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (31/5) lalu.

Dosen Vokasi USU Muhammad Husni Thamrin M.Si, M, memimpin tim pengabdian yang beranggotakan dosen Administrasi Publik Imanuddin Kandias Saraan S.Sos., M.A.P., dan dosen Ilmu Politik Faiz Albar Nasution, S.I.P., M.Sos.

Faiz Albar mengatakan pada kegiatan tersebut tim pengabdian USU melakukan penguatan kapasitas dan penyusunan peraturan desa yang berpihak kepada masyarakat.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman pentingnya peraturan desa yang berpihak secara responsif terhadap permasalahan masyarakat, termasuk cara menyusunnya,” kata Faiz, Kamis, (18/7).

Baca Juga  2 Warga Hanyut di Sungai Wampu Langkat Ditemukan Tewas

Selain itu Faiz Albar juga menyebutkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu utama di Desa Buluh Telang dan merumuskan solusi yang terintegrasi dalam peraturan desa.

“Harapan kami dari kegiatan ini masyarakat, khususnya di Desa Buluh Telang, mampu merumuskan peraturan yang inklusif, transparan, dan partisipatif,” ucap Faiz.

Pada gilirannya, lanjut dosen muda USU ini, peraturan yang lahir mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, kata Faiz, dampaknya mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup di desa.

Faiz mengatakan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, pihaknya berhasil mengidentifikasi berbagai tantangan yang ada di Desa Buluh Telang.

Beberapa tantangan tersebut, misalnya, rendahnya partisipasi masyarakat dan kurangnya pengetahuan aparatur desa dalam menyusun peraturan yang efektif.

“Harapan kami hasil dari pengabdian ini menjadi model bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.(Zei/topikseru.com)