Edukasi

Mengenal Rip Current, Pembunuh Senyap di Pantai yang Harus Diwaspadai!

×

Mengenal Rip Current, Pembunuh Senyap di Pantai yang Harus Diwaspadai!

Sebarkan artikel ini
Rip Current
Apa itu Rip Current. Foto: Phys.org

Ringkasan Berita

  • Rip Current terjadi saat gelombang menghantam pantai dan dengan cepat kembali ke laut melalui saluran sempit sehingga…
  • Berikut Ciri-cirinya Fenomena rip current sulit untuk diidentifikasi secara kasat mata, tetapi terdapat beberapa tand…
  • Pantai tersebut terkenal dengan arus yang kuat, sehingga wisatawan harus berhati-hati saat berenang di zona yang tida…

TOPIKSERU.COMRip Current atau arus karau adalah fenomena yang sangat berbahaya di bibir pantai. Peristiwa ini sering terjadi di pantai-pantai berombak seperti di perairan selatan Yogyakarta, terutama saat bulan Januari seperti sekarang ini.

Rip Current terjadi saat gelombang menghantam pantai dan dengan cepat kembali ke laut melalui saluran sempit sehingga menciptakan arus kuat yang dapat menarik semua benda ke tengah dengan kecepatan tinggi.

Beberapa pantai di selatan Yogyakarta dengan karakteristik rip current, seperti Parangtritis, Pantai Baron, dan Pantai Drini. Pantai tersebut terkenal dengan arus yang kuat, sehingga wisatawan harus berhati-hati saat berenang di zona yang tidak diawasi oleh petugas SAR atau penjaga pantai.

Apa Itu Rip Current?

Rip cureent adalah aru balik dari pantai ke laut setelah terjadi hantaman ombak dan dapat terjadi di berbagai jenis pantai, terutama pantai dengan gelombang besar dan garis pantai yang curam.

Fenomena rip cureent bisa terjadi akibat perbedaan tekanan permukaan laut yang dipicu gelombang dengan memecah tidak merata, sehingga terbentuk saluran sempit dan mempercepat pergerakan air kembali ke tengah laut dengan kecepatan bisa mencapai 2 meter perdetik.

Faktor pemicu terbentuk rip cureent lainnya adalah kondisi pasang surut, bentuk pantai dan struktur dasar laut yang bisa membentuk saluran alami, seperti palung sehingga mempercepat arus bergerak yang sulit dihindari saat terjebak di dalamnya.

Berikut Ciri-cirinya

Fenomena rip current sulit untuk diidentifikasi secara kasat mata, tetapi terdapat beberapa tanda-tanda yang bisa dikenali agar wisatawan menghindari zona ini sebelum masuk ke laut.

Salah satu ciri yang dapat dikenali adalah terdapat jalur air yang lebih gelap setelah ombak memecah di pantai, yang merupakan pergerakan arus ke tengah laut dengan kecepatan tinggi.

Ciri lainnya dari arus deras ini adalah air laut terlihat lebih tenang dari sekitarnya saat ombak memecah di pantai karena menjadi jalur arus balik, yang cepat dan mampu menyeret siapa pun ke tengah laut.

Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah pergerakan buih atau busa laut yang terlihat bergerak lurus ke arah laut, serta adanya perbedaan warna air di beberapa bagian pantai yang menunjukkan adanya saluran arus yang lebih dalam dan lebih kuat dibandingkan area sekitarnya.

Cara Keluar saat Terseret Rip Cureent

Jika Anda terseret rip current, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan agar bisa keluar dari arus kuat ini.

Pertama, jaga kondisi Anda agar tidak cemas dan tetap tenang. Jangan melawan arus secara langsung karena tekanan air dari pantai ke arah laut lepas sangat kuat dan tidak akan bisa dilawan, bahkan oleh perenang profesional.

Kedua, saat Anda mulai terseret arus rip current upayakan untuk berenang ke arah samping hingga bisa keluar dari zona arus. Setelah keluar, berenang secara diagonal ke arah pantai secara tenang.

Ketiga, jika merasa lelah dan belum bisa keluar dari zona arus rip current, upayakan tetap mengapung di permukaan air sambil melambaikan tangan meminta pertolongan.

Demikian beberapa cara yang bisa dilakukan saat Anda terjebak dalam arus  rip current.

Namun, lebih baik sebelum berenang di pantai sebaiknya perhatikan kondisi pantai dan ciri-ciri rip current.

Dan yang terpenting tetap waspada selalu awasi anak-anak saat bermain di pantai.