Ringkasan Berita
- Kuasa hukum Razman, Rahmad Riadi, membeberkan bahwa hubungan Hotman dan Iqlima sempat terlihat mesra, lalu berbalik t…
- Tim hukum Razman Arif Nasution mengungkap serangkaian kejanggalan yang disebut terjadi sejak awal perkenalan mereka p…
- Tim Razman Menduga Ada Suap Fantastis dari Hotman Paris Tak berhenti di situ, Rahmad menduga Iqlima menerima suap dal…
Topikseru.com – Hubungan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dengan mantan asistennya, Iqlima Kim, kembali jadi sorotan publik. Tim hukum Razman Arif Nasution mengungkap serangkaian kejanggalan yang disebut terjadi sejak awal perkenalan mereka pada Februari 2022.
Kuasa hukum Razman, Rahmad Riadi, membeberkan bahwa hubungan Hotman dan Iqlima sempat terlihat mesra, lalu berbalik tegang karena tuduhan pelecehan, sebelum akhirnya kembali akrab.
“Pertama, dari Februari sampai April, mereka terlihat mesra. Tapi di bulan April sampai Juni, Iqlima menyatakan dilecehkan oleh Hotman dan meminta Bang Razman menjadi kuasa hukumnya,” kata Rahmad usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (12/8/2025).
Putar Balik Sikap dan “Baikan” Lagi
Rahmad menyebut perubahan sikap Iqlima terjadi secara mendadak. Setelah beberapa bulan mengaku dilecehkan, Iqlima tiba-tiba mencabut kuasa dari Razman dan hubungannya dengan Hotman kembali hangat.
“Di bulan Juli, Agustus, dan sampai sekarang, tiba-tiba Iqlima dengan Hotman Paris baikan lagi, mesra lagi,” ungkapnya.
Fakta di Mediasi: Pelukan dan Ciuman Pipi
Rahmad juga membeberkan fakta yang disebut muncul di persidangan. Saat mediasi di Cyber Polri, Hotman diduga memeluk Iqlima dan menempelkan pipinya ke pipi sang mantan asisten.
“Hotman terang-terangan memeluk Iqlima, bahkan cenderung mencium atau menempelkan pipinya ke pipi Iqlima,” tutur Rahmad.
Tim Razman Menduga Ada Suap Fantastis dari Hotman Paris
Tak berhenti di situ, Rahmad menduga Iqlima menerima suap dalam jumlah besar dari Hotman, sehingga tak lagi mengakui tuduhan pelecehan yang sebelumnya ia lontarkan.
Namun, hingga kini belum ada bukti terbuka yang dipublikasikan terkait dugaan tersebut.
Kasus ini menambah panjang daftar drama hukum dan konflik personal yang melibatkan nama-nama besar di dunia hiburan dan hukum Indonesia.











