Ringkasan Berita
- Ibunda Yanti, Najwa, diperankan oleh Raihaanun yang mengaku tak kesulitan membangun chemistry dengan Nayla karena mer…
- Namun Labinak bukan sekadar film horor yang mengandalkan jump scare.
- Film garapan sutradara yang masih dirahasiakan ini berani menelusuri tema kanibalisme, sebuah premis yang masih jaran…
Topikseru.com – Dua aktris lintas generasi, Raihaanun dan Nayla Purnama, kembali ke layar lebar lewat film horor terbaru berjudul Labinak: Mereka Ada Di Sini yang dijadwalkan tayang pada 21 Agustus 2025.
Namun Labinak bukan sekadar film horor yang mengandalkan jump scare. Film garapan sutradara yang masih dirahasiakan ini berani menelusuri tema kanibalisme, sebuah premis yang masih jarang disentuh horor lokal, sekaligus menyelipkan kritik sosial pada budaya media sosial di kalangan anak muda.
“Mungkin banyak juga anak-anak seumuran aku, kita itu kiblatnya benar-benar ke media sosial. Jadi, apa yang kita lihat di medsos itu rasanya paling benar saja, mudah terpengaruh,” kata Nayla Purnama saat ditemui di Antara Heritage Center, Jakarta, Rabu (30/7).
Labinak: ‘Kanibal’ yang Dibalik
Menariknya, Nayla menjelaskan makna judul film yang terkesan ganjil.
“Kalau dibalik, Labinak itu kan ‘kanibal’. Jadi film ini benar-benar bicara soal kanibalisme, tapi bukan cuma menakut-nakuti. Ada komentar sosial di situ,” ujarnya.
Dalam Labinak, Nayla memerankan Yanti, seorang anak muda yang gigih, ambisius, namun mudah terseret arus opini di media sosial.
Ibunda Yanti, Najwa, diperankan oleh Raihaanun yang mengaku tak kesulitan membangun chemistry dengan Nayla karena mereka sebelumnya sudah beradu akting di film Gowok: Kamasutra Jawa (2025).
Bukan Syuting, Tapi Baca Naskah yang Paling Melelahkan
Berbeda dari kebanyakan aktor yang menganggap proses syuting sebagai fase paling menuntut, Raihaanun justru menyoroti tahap pembacaan naskah yang intensif.
“Yang paling berat itu malah dua minggu baca naskah pada Oktober 2024. Di situ kita benar-benar bedah naskah, diskusi motivasi karakter, dan nyatuin visi film,” ungkap Raihaanun.
Hasilnya, selama syuting yang berlangsung November hingga Desember 2024, para aktor tinggal ‘menuangkan’ karakter yang sudah matang ke dalam adegan.
“Begitu di lokasi, kita semua udah tahu mau ngapain. Jadi eksekusi lebih lancar,” tambah Nayla.
Film Horor Lokal yang Tak Biasa
Dengan tema kanibalisme yang jarang diangkat, Labinak diharapkan mampu menambah warna baru di kancah film horor Indonesia yang belakangan semakin produktif.
Kritikan sosial soal budaya over-sharing di media sosial pun menjadi lapisan penting yang membuat film ini tak sekadar menakut-nakuti penonton.
Labinak: Mereka Ada Di Sini dijadwalkan menghantui layar lebar mulai 21 Agustus 2025.







