Topikseru.com – Bagi pecinta drama mari simak Sinopsis Layangan Putus The Movie di Movievaganza Hari Ini, 1 Januari 2026 di Trans7 di mana Sinopsis “Layangan Putus The Movie”: Drama Pasca-Perceraian yang Menyayat Hati, Tayang Perdana di Trans7 pada 1 Januari 2026.
Tepat di awal tahun baru, Trans7 menghadirkan tayangan spesial yang dinanti-nantikan oleh jutaan penonton setia: Layangan Putus The Movie.
Film yang diadaptasi dari serial fenomenal yang sempat menghebohkan jagat media sosial ini akan tayang perdana dalam program Movievaganza, Rabu, 1 Januari 2026 pukul 13.30 WIB.
Tidak hanya sekadar kelanjutan kisah cinta yang kandas, film ini mengupas lebih dalam dinamika emosional pasca-perceraian, pertarungan harga diri, dan perjuangan seorang ibu tunggal demi masa depan anak semata wayangnya.
Kisah Kinan: Perempuan Kuat yang Ingin Hidup Tenang
Setelah resmi bercerai dari Aris, Kinan—diperankan kembali oleh aktris berbakat Laura Basuki—berusaha membangun hidup barunya sebagai ibu tunggal.
Ia fokus merawat putrinya, Raya, sambil menjalani karier yang mulai menunjukkan titik terang.
Di balik senyum tenangnya, Kinan menyimpan luka mendalam akibat pengkhianatan yang pernah ia alami.
Namun, ia memilih untuk tidak terpuruk. Ia ingin hidup damai, jauh dari drama dan intrik yang melibatkan mantan suaminya.
Namun, harapan Kinan untuk menjalani hidup yang tenang tampaknya belum berakhir.
Aris, mantan suaminya yang dikenal sebagai pria karismatik namun penuh ambivalensi, ternyata masih belum bisa melepaskan ikatan emosional dengannya.
Meski telah bersama Lydia—wanita yang menjadi penyebab retaknya rumah tangga Kinan dan Aris—Aris justru menunjukkan sikap yang ragu-ragu dan terombang-ambing antara dua perempuan.
Lydia: Cinta yang Tidak Direstui dan Ambisi Menjadi Ibu Sah
Di sisi lain, Lydia (diperankan oleh aktris muda berbakat Aurora Ribero) mulai merasa tidak aman dalam hubungannya dengan Aris.
Ia yang awalnya percaya diri sebagai “pemenang” dalam perselingkuhan tersebut, kini mulai merasakan bahwa Aris belum benar-benar melupakan Kinan.
Lydia pun memutuskan untuk menekan Aris agar segera menikahinya, berharap statusnya sebagai istri sah akan mengokohkan posisinya dan menghentikan keraguan Aris.
Namun, tekanan yang ia berikan justru memperkeruh suasana. Aris semakin terjebak dalam konflik batin—antara rasa bersalah terhadap Kinan dan anak mereka, serta harapan untuk membangun keluarga baru bersama Lydia.
Situasi ini memicu benturan emosional hebat, terutama saat Lydia mulai ikut campur dalam urusan pengasuhan Raya, sesuatu yang sama sekali tidak bisa diterima oleh Kinan.
Konflik Meningkat: Hak Asuh Anak dan Pertarungan Harga Diri
Inti konflik dalam Layangan Putus The Movie bermuara pada sosok Raya—gadis kecil yang menjadi simbol cinta sekaligus luka bagi kedua orang tuanya.
Kinan berprinsip bahwa Raya membutuhkan stabilitas, bukan drama berkepanjangan.
Namun, campur tangan Lydia dalam kehidupan Raya—termasuk upaya untuk “menggantikan” peran Kinan—memicu amarah yang selama ini Kinan simpan.
Di titik inilah film ini mengangkat isu penting tentang hak asuh anak pasca-perceraian, dampak perselingkuhan terhadap anak, serta perjuangan perempuan dalam melindungi keluarganya.
Adegan-adegan emosional antara Kinan dan Lydia tidak hanya menjadi pertarungan dua perempuan berebut cinta, tetapi lebih dari itu: pertarungan atas kebenaran, harga diri, dan kasih sayang yang tulus.












