Film

Sinopsis Film White House Down: Cerita Channing Tatum Hadapi Aksi Teror Menegangkan di Gedung Putih Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini

×

Sinopsis Film White House Down: Cerita Channing Tatum Hadapi Aksi Teror Menegangkan di Gedung Putih Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini

Sebarkan artikel ini
Sinopsis Film White House Down
Sinopsis Film White House Down sebuah film yang diperankan oleh Channing Tatum akan tayang di Bioskop Trans TV hari ini 5 Januari 2026 Pukul 21.00 WIB.

Topikseru.com, Jakarta Sinopsis Film White House Down sebuah film yang diperankan oleh Channing Tatum akan tayang di Bioskop Trans TV hari ini 5 Januari 2026 Pukul 21.00 WIB.

White House Down adalah sebuah film aksi Amerika Serikat yang rilis pada tahun 2013. Film ini disutradarai Roland Emmerich dan ditulis oleh James Vanderbilt.

White House Down menggambarkan aksi teror menegangkan yang terjadi di Gedung Putih. White House atau Gedung Putih merupakan kediaman Presiden Amerika Serikat.

Film White House Down diperankan oleh Channing Tatum, Jamie Foxx, Maggie Gllenhaal, Jason Clarke, Richard Jenkies, dan Joey King. Bagaimana cerita dari film aksi White House Down ini? Berikut ini sinopsisnya.

Sinopsis Film White House Down

White House Down berkisah tentang John Cale (Channing Tatum) seorang petugas keamanan juru bicara presiden, Eli Raphelson. Cale memiliki seorang anak bernama Emily.

Suatu hari di tengah jam kerja, Cale mengajak anaknya berkeliling di Gedung Putih. Emily pun sangat senang, apalagi mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan Presiden As Sawyer (Jamie Foxx).

Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, pasalnya terdapat sekelompok penyusup atau teroris yang berhasil masuk ke Gedung Putih. Saat terjadinya aksi teroris, presiden pun dianggap sudah meninggal.

Akhirnya wakil presiden diangkat menjadi presiden. Namun mirisnya dia pun langsung dibunuh oleh penyusup tersebut.

Selanjutnya, Raphelson yang merupakan Juru Bicara Presiden pun dilantik menjadi presiden. Cale kini harus berusaha untuk beraksi cepat dalam menyelematkan presiden dan anaknya di tengah aksi teroris.

Sebuah bom diledakkan di Gedung Kongres Amerika Serikat, menyebabkan Washington, D.C. dikunci.

Finnerty mengawal Raphelson ke pusat komando bawah tanah di Pentagon, sementara Wakil Presiden Alvin Hammond dibawa ke Air Force One.

Baca Juga  Sinopsis Film Songbird: Kisah Jenna Ortega Hadapi Pandemi, Penindasan, dan Perlawanan di Masa Depan

Sebuah tim paramiliter yang dipimpin oleh mantan agen Pasukan Delta Emil Stenz menyusup ke Gedung Putih, membunuh Dinas Rahasia, dan menyita gedung tersebut.

Kelompok tur tersebut disandera di Ruang Biru oleh nasionalis kulit putih Carl Killick, namun Cale melarikan diri untuk mencari Emily, yang terpisah selama tur.

Pensiunan Kepala Detail Kepresidenan Martin Walker membawa Sawyer ke PEOC dibawah Perpustakaan Gedung Putih.

Didalam, Walker membunuh detail Sawyer, mengungkapkan dirinya sebagai pemimpin serangan, tampaknya berusaha membalas dendam terhadap Sawyer atas misi yang gagal di Iran yang membunuh putra Marinirnya tahun sebelumnya.

Cale membunuh tentara bayaran, mengambil senjata dan radionya, dan menyelamatkan Sawyer setelah mendengar Walker.

Walker membawa mantan analis NSA Skip Tyler untuk meretas sistem pertahanan PEOC tetapi mengharuskan Sawyer untuk mengaktifkan sepakbola nuklir. Killick menangkap Emily yang merekam para penyusup di teleponnya dan menyanderanya.

Cale dan Sawyer menghubungi struktur komando melalui telepon satelit acak di kediaman dan mencoba melarikan diri melalui terowongan rahasia tetapi menemukan pintu keluar dilengkapi dengan bahan peledak.

Mereka melarikan diri dengan limusin kepresidenan tetapi dikejar oleh Stenz dan menabrak kolam Gedung Putih.

Dengan Sawyer dan Cale dianggap tewas dalam ledakan di cabana, Amandemen ke-25 diberlakukan; Hammond dilantik sebagai presiden.

Cale dan Sawyer, masih hidup, mengetahui bahwa Hammond telah memerintahkan serangan udara untuk merebut kembali Gedung Putih, namun tentara bayaran menembak jatuh helikopter dengan FGM-148 Javelin.

Mengetahui identitas Emily dari video tersebut, Stenz membawanya ke Walker di Ruang Oval.

Meretas NORAD, Tyler meluncurkan rudal berpemandu laser ke Air Force One dari Piketon, Ohio, membunuh Hammond dan semua orang didalamnya.

Raphelson kemudian dilantik sebagai presiden dan memerintahkan serangan udara ke Gedung Putih.