Pariwisata

Seribu Goa Banuarea: Wisata Susur Goa Bawah Tanah di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara

×

Seribu Goa Banuarea: Wisata Susur Goa Bawah Tanah di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini
Wisatawan menjelajahi lorong bawah tanah beraliran air di Seribu Goa Banuarea, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, saat aktivitas susur goa (caving) di kawasan goa kapur yang masih alami.
Wisatawan melakukan susur goa bawah tanah di Seribu Goa Banuarea, Desa Banuarea, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Aktivitas caving ini menghadirkan lorong gelap beraliran sungai, bebatuan kapur alami, dan pendampingan pemandu lokal untuk pengalaman petualangan yang aman dan berkesan. (meta data Google)

Topikseru.com, Humbang Hasundutan – Sumatera Utara kembali menawarkan destinasi wisata alam yang unik, menantang, dan penuh petualangan, yakni Seribu Goa Banuarea.

Kawasan ini menghadirkan pengalaman susur goa bawah tanah (caving) yang berbeda dari tempat lain, mulai dari lorong gelap yang dialiri sungai, bilik-bilik alami, hingga formasi stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun.

Lokasi ini semakin populer di kalangan pencinta alam, wisatawan yang menyukai petualangan, serta mereka yang ingin mengeksplorasi goa kapur (limestone cave) yang masih murni dan asri.

Berdasarkan sumber lokal pada Minggu (3/1/2026), Seribu Goa berlokasi di Desa Banuarea, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Suasana pegunungan yang sejuk, kabut tipis yang sering menyelimuti area, serta suara alam seperti kicauan burung dan gema siamang dari kejauhan, menciptakan kesan eksotis sejak pertama kali menginjakkan kaki di desa ini.

Baca Juga  Mata Air Aek Sipitu Dai Samosir: Wisata Spiritual 7 Rasa Air Langka di Sumatera Utara

Lokasi dan Akses Perjalanan

Seribu Goa Banuarea berjarak sekitar 28 kilometer dari Doloksanggul, pusat pemerintahan Kabupaten Humbang Hasundutan, dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam perjalanan darat.

Rute menuju kawasan sudah cukup mudah diikuti melalui navigasi digital.

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan menikmati pemandangan perbukitan hijau dan hamparan sawah yang luas, seolah menjadi gerbang pembuka sebelum memasuki area eksplorasi alam yang memacu adrenalin.

Dari area parkir, pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh sekitar 500 meter, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Medan jalurnya relatif mudah, namun tetap memberikan sensasi petualangan karena dikelilingi hutan dan perkebunan warga di lereng Gunung Pinapan dan Gunung Pinapan, yang semakin menegaskan karakter wisata Humbang Hasundutan sebagai destinasi yang masih alami.

Pemandu Lokal dan Tiket Masuk

Wisatawan menjelajahi lorong bawah tanah beraliran air di Seribu Goa Banuarea, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, saat aktivitas susur goa (caving) di kawasan goa kapur yang masih alami.

Sesampainya di mulut goa, wisatawan akan didampingi pemandu lokal yang berpengalaman, ramah, dan memahami struktur lorong goa.

Pendampingan pemandu menjadi faktor penting karena goa ini memiliki banyak lorong dan bilik yang memanjang dan saling terhubung.

Tiket masuknya sekitar Rp15.000 per orang, dan biasanya sudah termasuk perlengkapan dasar caving seperti senter atau perangkat standar keamanan lainnya sesuai paket layanan di lokasi.

Air Terjun di Dekat Mulut Goa

Salah satu daya tarik ikonik di kawasan Seribu Goa Banuarea adalah keberadaan air terjun setinggi sekitar 10 meter di dekat jalur mulut goa

. Aliran airnya dipercaya bersumber dari celah bebatuan di dalam goa, jatuh langsung ke batu datar besar di bawahnya, menciptakan percikan air yang dingin dan menyegarkan.

Tidak mengherankan jika spot ini menjadi favorit untuk berfoto, terutama bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen petualangan mereka di alam Sumatera Utara.

Memasuki Seribu Goa Banuarea, pengunjung akan merasakan kondisi gelap total di bawah tanah, hanya diterangi senter atau headlamp.

Sensasi tegang, rasa penasaran, dan aliran adrenalin menjadi perpaduan emosi yang selalu diceritakan ulang oleh mereka yang pernah menjelajah ke dalamnya.

Di dalam goa, pengunjung bisa menemukan aliran sungai bawah tanah yang terus mengalir di sepanjang lorong, air terjun tiga tingkat yang tersembunyi, hingga ornamen stalaktit dan stalagmit yang menghiasi dinding dan lantai goa.

Semua keindahan ini merupakan hasil dari proses alam pengikisan air pada batu kapur selama ribuan tahun.

Baca Juga  Kunjungan Wisman ke Sumut Tembus 223 Ribu, Naik 17,81% Berkat Deretan Event Nasional–Internasional

Waktu Terbaik Berkunjung

Cahaya pagi dan siang hari memberikan akses pencahayaan alami terbaik di area luar goa, sementara momen menjelang sore hingga matahari terbenam menjadi favorit bagi pencinta fotografi alam.

Senja di perbukitan Desa Banuarea menciptakan gradasi cahaya dramatis yang memperkuat karakter visual kawasan ini sebagai destinasi wisata petualangan.

Seribu Goa Banuarea tidak hanya menawarkan pengalaman eksplorasi alam, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi desa lewat pemandu lokal, ekowisata, dan kunjungan wisata berbasis alam.

Dengan semakin banyaknya wisatawan yang mencari pengalaman caving Sumatera Utara dan wisata Humbang Hasundutan, destinasi ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang, selama kelestarian kawasan tetap menjadi prioritas utama.

Seribu Goa Banuarea adalah destinasi yang layak masuk daftar wajib bagi siapa pun yang mencari pengalaman susur goa bawah tanah di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Keindahan stalaktit dan stalagmit, aliran sungai gelap, air terjun tersembunyi, serta atmosfer pegunungan yang masih asri menjadikan tempat ini unik, menantang, dan kaya nilai eksplorasi.

Menikmati keindahannya adalah pengalaman berharga, namun menjaganya tetap lestari adalah tanggung jawab bersama. Seribu Goa Banuarea bukan sekadar tempat berpetualang, tetapi juga warisan alam yang patut dihormati dan dilestarikan. (*)