DaerahHeadline

BREAKING NEWS: Kota Medan Terendam Banjir, Kelurahan Setempat Masih Tutup Mata

×

BREAKING NEWS: Kota Medan Terendam Banjir, Kelurahan Setempat Masih Tutup Mata

Sebarkan artikel ini
Cuaca ekstrem Sumut
Banjir melanda Kota Medan

Ringkasan Berita

  • Curah hujan yang tinggi dan tak kunjung berhenti membuat sejumlah kawasan pemukiman dan jalan utama terendam air deng…
  • Berdasarkan data dilapangan telah terjadi di sejumlah wilayah seperti Kampung Lalang, Jalan Brigdjen Katamso, Medan A…
  • Warga di Medan Marelan, khususnya yang berada di Kelurahan Terjun, Lingkungan 8, Gang Hilang, kembali dihantam banjir…

Topikseru.com – Kabar terkini, Kota Medan kembali dilanda banjir di berbagai titik setelah hujan deras mengguyur sejak malam hingga Kamis (27/11) pagi.

Curah hujan yang tinggi dan tak kunjung berhenti membuat sejumlah kawasan pemukiman dan jalan utama terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Berdasarkan data dilapangan telah terjadi di sejumlah wilayah seperti Kampung Lalang, Jalan Brigdjen Katamso, Medan Amplas, Medan Johor, Medan Denai, Medan Maimun, hingga kawasan Padang Bulan.

Banyak warga mengeluhkan air yang mulai masuk ke rumah sejak dini hari, sementara arus lalu lintas tersendat karena genangan di badan jalan.

Sejumlah pengendara juga terpaksa memutar arah karena kendaraan tidak mampu melintas.

Di beberapa lokasi, air mencapai setinggi lutut orang dewasa, bahkan lebih tinggi di kawasan dengan drainase buruk.

Warga di Medan Marelan, khususnya yang berada di Kelurahan Terjun, Lingkungan 8, Gang Hilang, kembali dihantam banjir parah.

Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, memaksa warga, termasuk ibu-ibu, menggendong anak untuk menerjang genangan di malam hari.

Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang mengaku “muak” karena laporan banjir tahunan mereka tidak kunjung ditindaklanjuti oleh pihak kelurahan setempat.

Baca Juga  KPK OTT di Medan, Ini Penjelasan Kominfo Sumut

Warga mengeluhkan janji perbaikan infrastruktur yang tidak terealisasi, padahal Wali Kota Medan, Rico Waas, diklaim fokus pada pembangunan hingga tingkat kelurahan.

Pihak terkait telah merespon singkat, menyatakan akan “Segera Cek Kelapangan” dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Masyarakat berharap respons ini diiringi dengan tindakan konkret, bukan sekadar janji kosong.

Hingga saat ini hujan masih turun dan belum menunjukkan tanda-tanda berhenti.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, pohon tumbang, serta menjaga barang-barang penting di tempat yang aman.

Petugas BPBD Medan dan relawan telah bersiaga untuk melakukan pemantauan serta membantu evakuasi bila diperlukan.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari area sungai dan mengutamakan keselamatan.

Berdasarkan informasi dari BMKG Kota Medan, terpantau adanya pusat tekanan rendah di Selat Karimata yang memicu belokan angin dan membawa hembusan angin barat cukup kuat menuju Sumatera Utara. K

Kondisi atmosfer ini meningkatkan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat selama sepekan ke depan, terutama di wilayah Kota Medan.

Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, longsor, dan angin kencang.

Pantau selalu informasi cuaca terbaru dari BMKG serta jaga kebersihan lingkungan khususnya tidak membuang sampah sembarangan demi mencegah genangan dan banjir. Tetap tenang, waspada, dan bertindak bijak demi keselamatan bersama.