Hukum & Kriminal

KPK OTT di Medan: Segel Kantor PT Dalihan Natolu Group, Ciduk Lima Orang di Padangsidimpuan dan Kota Medan

×

KPK OTT di Medan: Segel Kantor PT Dalihan Natolu Group, Ciduk Lima Orang di Padangsidimpuan dan Kota Medan

Sebarkan artikel ini
Pasca kabar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan tengah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (27/6/2025).
Pasca kabar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan tengah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (27/6/2025).

Ringkasan Berita

  • Secara terpisah, Satgas KPK menyegel kantor perusahaan konstruksi di Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan…
  • Adapun kantor itu disebut-sebut milik PT Dalihan Natolu Group atau biasa disebut DNG.
  • Namun, sejauh ini belum ada keterangan dari KPK tentang penyegelan kantor perusahaan konstruksi itu terkait dengan OT…

Topikseru.com – Pasca kabar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan tengah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (27/6/2025).

Secara terpisah, Satgas KPK menyegel kantor perusahaan konstruksi di Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, Jumat (27/6/2025).

Adapun kantor itu disebut-sebut milik PT Dalihan Natolu Group atau biasa disebut DNG.

Namun, sejauh ini belum ada keterangan dari KPK tentang penyegelan kantor perusahaan konstruksi itu terkait dengan OTT KPK di Medan.

Dikutip dari berbagai sumber, DNG dikenal sebagai salah satu pemimpin dalam industri pembangunan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan proyek komersial skala besar.

PT Dalihan Natolu Group telah berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan, termasuk pembangunan fasilitas umum dan jalan.

Berikut beberapa poin penting tentang PT Dalihan Natolu Group:

Bidang Usaha: Jasa Konstruksi.

Lokasi: Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Fokus Bisnis: Pembangunan infrastruktur dan proyek komersial skala besar.

Pengalaman: Telah beroperasi selama bertahun-tahun dan memiliki pengalaman dalam berbagai proyek pembangunan.

Kepercayaan: Memperoleh kepercayaan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pihak swasta.

Contoh Proyek: Pembangunan jalan Simpang Pagur-Banjar Lancat, serta pembangunan fasilitas umum lainnya.

KPK OTT di Medan: Ciduk Lima Orang di Padangsidimpuan dan Kota Medan

Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatera Utara sedikit demi sedikit terkuak informasinya.

KPK diduga mengamankan lima orang. Dua diamankan di Kantor Dalihan Natolu Grup di Jalan Teratai, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Jumat (27/6/2025). Sedangkan dua orang diamankan di Kota Medan.

Baca Juga  KPK Geledah Rumah Hasto Kristiyanto, PDIP: Jangan Dramatisir

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga nama di antaranya yakni berinisial K selaku Komisaris Dalihan Natolu Grup (DNG), RN, dan mantan kepala daerah SP.

‎”Tiga orang ditangkap bang, K, RN, sama SP,” terang narasumber yang meminta identitasnya disembunyikan, Jumat (27/6/2025) sore.

‎‎Meski begitu, hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan keterangan resmi soal penangkapan lima orang tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan, pihaknya sedang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) hari ini, di Medan, Sumatera Utara.

“Kegiatan OTT di Medan,” kata saat dihubungi, Jumat (27/6/2025).

Namun KPK belum memerinci pihak yang diamankan dalam OTT di Medan hari ini. Kasus yang tengah diusut pun belum dijelaskan pihak KPK.

Nusantaraterkini.co, sempat langsung mendatangi Kantor Dalihan Natolu Grup yang berstiker segel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jalan Teratai, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, terlihat sepi, Jumat (27/6/2026) sore.

Diketahui, kantor yang pagarnya setinggi sekitar 2 meter itu, tampak tidak ada tanda-tanda aktivitas.

Dari luar pagar terlihat ada dua bangunan yang terdapat di dalamnya.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab penyegelan kantor tersebut oleh KPK.

Informasi yang beredar di kalangan wartawan, kantor tersebut disegel terkait proyek anggaran provinsi.

Warga yang berada di sekitar kantor itu juga terkejut mendengar kabar penyegelan tersebut. Sebab yang mereka tahu tadi pagi masih ada aktivitas di kantor tersebut.

“Kalau tadi pagi masih ada kegiatan. Makanya, tiba-tiba ada penyegelan KPK kami terkejut,” ucap Rizal, salah seorang warga sekitar lokasi.

Wartawan masih berupaya menggali informasi perihal segel KPK di depan kantor tersebut.

Lantaran di kalangan awak media di Padangsidimpuan hingga di Kota Medan sudah beredar melalui pesan WhatsApp terkait dugaan adanya OTT di Kota Padangsidimpuan, dengan menyertakan foto kantor yang tersegel tersebut.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna juga belum berhasil dikonfirmasi awak media.