Hukum & Kriminal

Drama Perampokan Becak Kakek Disabilitas di Medan: Pelaku Sembrenget Tumbang Ditembak Polisi

×

Drama Perampokan Becak Kakek Disabilitas di Medan: Pelaku Sembrenget Tumbang Ditembak Polisi

Sebarkan artikel ini
Perampokan Becak Kakek Disabilitas
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto memaparkan hasil tangkapan pelaku perampok becak motor, Sabtu (12/7/2025) sore.

Ringkasan Berita

  • Feri Junaidi alias Sembrenget, sang perampok, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya setelah coba kabur.
  • Kasus perampokan becak motor milik M Yatim, seorang kakek disabilitas di Medan, berujung drama penangkapan.
  • Viral Perampokan Becak Kakek Disabilitas Peristiwa memilukan ini bermula 9 Juni 2025 silam.

Topikseru.com – Teriakan keadilan akhirnya dijawab polisi. Kasus perampokan becak motor milik M Yatim, seorang kakek disabilitas di Medan, berujung drama penangkapan.

Feri Junaidi alias Sembrenget, sang perampok, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya setelah coba kabur. Ia ditangkap bersama Riki Wahyudi, penadah becak motor curian, dalam operasi senyap Satreskrim Polrestabes Medan.

Baca Juga  Polisi Bekuk Pelaku Perampokan Sopir Taksi di Medan, Lihat Tuh!

Viral Perampokan Becak Kakek Disabilitas

Peristiwa memilukan ini bermula 9 Juni 2025 silam. M Yatim, kakek berusia senja dengan keterbatasan fisik, hanya bisa pasrah saat becak motor (betor) yang jadi sandaran hidupnya dirampas Sembrenget.

Modusnya keji tapi klasik. Sembrenget berpura-pura jadi penumpang, naik dari depan Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, minta diantar ke Marelan.

Di tengah jalan yang sepi, korban disuruh turun, betornya dirampas, kakek renta itu ditinggal terkatung di pinggir jalan.

Kabar ini sempat viral di media sosial, mengetuk simpati warga Medan.

Baca Juga  Polrestabes Medan Bekuk 7 Pencuri Motor, 3 Pelaku Ditembak

Sembrenget Tumbang di Bundaran Rawe

Aksi kejam Sembrenget memicu reaksi cepat Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan. Tim pemburu bergerak cepat menelusuri jejaknya.

Pada 9 Juli 2025, Sembrenget terdeteksi di Bundaran Rawe, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Saat coba kabur, peluru menembus kakinya, sebagai langkah tegas terukur ala Resmob Medan.

“Totalnya ada 10 orang kami amankan terkait curat, curas, curanmor. Empat di antaranya ditembak karena melawan saat ditangkap,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, Sabtu (12/7/2025).

Bukti & Modus

Dari tangan komplotan, polisi menyita barang bukti:

  • Becak bermotor milik M Yatim
  • Sepeda motor Vario
  • Jaket, pakaian, tali, uang tunai
  • Kunci T — senjata andalan pencuri kendaraan
Baca Juga  Motif Perampokan Sopir Taksi di Medan karena Pinjol dan Judi

Modus perampokan sederhana, berpura-pura penumpang, pilih korban rentan, rampas kendaraan di jalan sepi.

Kasus Sembrenget menambah daftar panjang kejahatan jalanan di Medan. Namun aksi cepat polisi jadi sinyal bahwa keadilan tak lagi buta.

M Yatim, sang kakek disabilitas, boleh sedikit lega lantaran becaknya kembali, para pelaku kini meringkuk di balik jeruji.