Topikseru.com – Suasana tenang di sebuah hotel kawasan Kompleks Megacom, Medan Helvetia, berubah mencekam pada Kamis (25/9/2025) pagi. Seorang tamu hotel mendadak mengamuk dan menyerang petugas resepsionis menggunakan senjata tajam jenis samurai, hanya karena persoalan kunci kamar yang tertinggal.
Peristiwa itu terekam kamera dan videonya langsung viral di media sosial, memicu kepanikan di kalangan tamu dan karyawan hotel.
Cuma Gara-Gara Kunci, Tamu Bawa Samurai
Korban sekaligus saksi, Salati Zebua, resepsionis hotel tersebut, menuturkan bahwa kejadian bermula saat pelaku hendak check-out sekitar pukul 10.00 WIB. Ia lupa membawa kunci kamar ke meja resepsionis, dan ketika diingatkan soal kebijakan hotel, pelaku langsung marah.
“Sesuai aturan, kalau kunci hilang atau tertinggal jadi tanggung jawab tamu. Tapi dia tidak terima, malah nyuruh kami ambil ke kamar,” ujar Salati.
Awalnya, Salati mencoba menjelaskan dengan sopan bahwa prosedur itu berlaku di seluruh jaringan hotel.
Namun, bukannya menerima penjelasan, pelaku justru memukul meja dan mengancam membunuh karyawan.
“Dia bilang, ‘kalian kubunuh!’ sambil marah-marah,” kata Salati.
Balik Lagi Bawa Samurai
Tak lama setelah meninggalkan lokasi, pelaku justru kembali lagi dengan seorang rekannya, kali ini menenteng dua bilah samurai. Mereka langsung masuk ke lobi hotel dan menyerang petugas resepsionis.
“Dia berdiri di dekat mobilnya dulu, lalu datang lagi sambil bawa dua samurai. Kami langsung panik,” ujar Salati.
Dalam video yang kini beredar luas, pelaku terlihat berteriak sambil mengayunkan senjata di area resepsionis. Salah satu samurai milik pelaku tertinggal di lokasi dan kini telah diamankan polisi sebagai barang bukti.
Tidak Ada Korban Jiwa, Tapi Satu Orang Luka
Beruntung, tidak ada korban luka berat dalam insiden ini. Namun, seorang perempuan yang berada di dekat lokasi sempat terkena gagang samurai hingga mengalami bengkak di kepala.
“Syukurlah nggak parah, cuma satu ibu yang kena gagang samurai,” tambah Salati.
Setelah insiden tersebut, pihak hotel sempat menunggu pelaku datang untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, tapi hingga malam hari pelaku tidak muncul.
“Kami tunggu sampai jam enam sore, tapi dia nggak datang. Akhirnya kami buat laporan resmi ke Polsek Helvetia,” ujar Salati.
Polisi Bergerak Cepat: Barang Bukti Samurai Diamankan
Laporan resmi diterima oleh Polsek Medan Helvetia. Kanit Reskrim Iptu Harles Gultom membenarkan laporan tersebut dan mengatakan bahwa penyelidikan sudah dimulai.
“Laporannya sudah kita terima, dan korban sudah kita mintai keterangan,” ujar Harles.
Polisi juga telah mengamankan satu bilah samurai serta meminta keterangan dari dua orang saksi.
“Korban menyerahkan dua saksi, dan surat panggilan pemeriksaan sudah kita ajukan. Kita percepat agar kasus ini bisa segera tuntas,” pungkas Harles.






