Topikseru.com – Tragis! Seorang remaja bernama David meregang nyawa setelah ditikam di bagian ulu hati saat melintas di kawasan rel kereta api, Jalan Padang, Kota Medan, Senin (13/10/2025). Diduga, David menjadi korban salah sasaran tawuran dua kelompok pemuda yang terlibat bentrok di lokasi tersebut.
Kronologi Kejadian
Kakak sepupu korban, Ana Sitorus, menuturkan awal mula dirinya mendapat kabar duka.
“Sekitar jam tiga kurang seperempat, temannya datang ke rumah. Katanya David sudah ditikam di ulu hati sebelah kiri,” ujar Ana, Selasa (14/10/2025).
Menurut Ana, sebelum mengembuskan napas terakhir, David masih sempat berbicara.
“Waktu mau dibawa ke rumah sakit, dia sempat bilang ‘tolonglah tulang, sudah meninggal si David.’ Tapi pas sampai di Rumah Sakit Sudarwis, ternyata benar sudah tiada,” ucapnya pilu.
Korban Salah Sasaran
Dari keterangan keluarga, David sama sekali tidak terlibat tawuran. Ia hanya berniat mengambil ponsel yang digadaikan di salah satu gang Jalan Padang.
“Pas lewat, tiba-tiba ada tawuran dua kelompok. Saat kelompok dari Jalan Padang datang menyerang orang Rel, dilihatnya adik saya keluar. Mereka bilang, ‘ini anak Rel satu!’ Langsung diserang dan ditikam,” jelas Ana.
Korban sempat berlari dalam kondisi luka parah, sebelum akhirnya tumbang di rumah dan dinyatakan meninggal dunia.
Tawuran Pemuda Medan Memakan Korban Jiwa
Warga sekitar menyebut bentrokan antara dua kelompok pemuda di kawasan Jalan Padang dan Rel memang kerap terjadi.
“Orang Tirtosari sama orang Rel itu sudah lama bermusuhan. Sore itu mereka janjian tawuran. Ada yang bawa klewang dan senjata tajam,” kata Ana.
Keluarga korban menegaskan David bukan anak berandalan.
“Dia anak baik, rajin bantu mamaknya. Setiap pagi keliling cari nasi sisa buat pakan babi. Nggak pernah buat masalah,” ujar Ana.
Polisi Turun Tangan
Polisi disebut sudah turun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus penusukan yang merenggut nyawa David.
Aparat juga telah mengumpulkan keterangan saksi dan mencari identitas pelaku.
“Kami minta pelaku segera ditangkap. Adik saya bukan ikut tawuran, dia hanya salah sasaran,” tegas keluarga.











