Hukum & Kriminal

Geger Salah Tangkap Iskandar di Kualanamu, 4 Polisi Polrestabes Medan Diseret Propam

×

Geger Salah Tangkap Iskandar di Kualanamu, 4 Polisi Polrestabes Medan Diseret Propam

Sebarkan artikel ini
Mutasi Polda Sumut
Kantor Polda Sumatera Utara (Sumut) di Jalan SM Raja, Kota Medan, Sumatera Utara.

Ringkasan Berita

  • Kini, empat anggota Polrestabes Medan resmi diperiksa Propam Polda Sumut buntut insiden yang sempat bikin heboh publik.
  • Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengonfirmasi bahwa Bidang Profesi dan Pengamanan (Prop…
  • Polisi Akui Ada Kekeliruan Polda Sumut menjelaskan bahwa salah tangkap terjadi akibat kemiripan identitas dengan sese…

Topikseru.com – Kasus salah tangkap Ketua DPD Partai NasDem Sumut, Iskandar ST, di Bandara Kualanamu terus bergulir. Kini, empat anggota Polrestabes Medan resmi diperiksa Propam Polda Sumut buntut insiden yang sempat bikin heboh publik.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengonfirmasi bahwa Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tengah memeriksa para personel terkait dugaan kelalaian prosedur saat mengamankan Iskandar.

“Saat ini sekitar empat anggota Polrestabes Medan sedang diperiksa Propam,” kata Ferry di Mapolda Sumut, Jumat (17/10/2025).

Kronologi Salah Tangkap di Kabin Pesawat

Insiden bermula ketika Iskandar sudah duduk di kursi 37H pesawat Garuda Indonesia GA-193 tujuan Jakarta, Rabu (15/10/2025) malam.

Tiba-tiba, petugas Avsec Bandara Kualanamu bersama awak Garuda mendatanginya dan meminta ia segera turun atas permintaan polisi.

Iskandar kaget, sebab ia tak merasa bersalah dan tak pernah menerima surat pemanggilan resmi sebelumnya.

Baca Juga  Pemkab Deli Serdang Sebut PT Angkasa Pura Aviasi Belum Bayar Pajak Rp 37,31 Miliar

Bahkan, surat yang ditunjukkan petugas hanya mencantumkan nama “Iskandar” tanpa disertai verifikasi foto maupun data diri.

“Nama di surat itu memang sama, tapi tidak ada pengecekan identitas lebih lanjut. Setelah saya turun, baru diketahui bahwa yang dimaksud bukan saya,” tegas Iskandar.

Polisi Akui Ada Kekeliruan

Polda Sumut menjelaskan bahwa salah tangkap terjadi akibat kemiripan identitas dengan seseorang yang sedang diburu dalam kasus penipuan dan judi online. Namun, prosedur verifikasi di lapangan diduga tidak berjalan sesuai standar.

“Sedang dicek apakah ada kelalaian dalam proses identifikasi, serta dugaan perbuatan tidak menyenangkan terhadap masyarakat,” ujar Ferry.

Penangkapan di Pesawat Dinilai Menyalahi Aturan

Iskandar juga menyinggung bahwa penangkapan di dalam pesawat tidak dibenarkan kecuali untuk kasus khusus seperti terorisme.

Dia menilai insiden ini tidak hanya merugikan dirinya, tapi juga mengganggu kenyamanan penumpang lain lantaran penerbangan delay sekitar 20 menit.

Polda Sumut Minta Maaf

Atas insiden memalukan tersebut, Polda Sumut menyampaikan permintaan maaf terbuka. Ferry menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi mendalam dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran prosedur.

“Kami memahami adanya ketidaknyamanan dari pihak yang dirugikan. Kami pastikan penanganan internal sedang berjalan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.