Ringkasan Berita
- Berawal dari Kemiripan Identitas Ferry menjelaskan, kasus salah tangkap ini bermula dari kemiripan identitas antara n…
- Ferry Walintukan, mengungkapkan bahwa Kapolrestabes Medan langsung menghubungi Iskandar untuk menyampaikan permintaan…
- "Pak Kapolrestabes beliau langsung meminta maaf dan bertelepon dengan yang bersangkutan," kata Ferry, Jumat (17/10/20…
Topikseru.com – Drama salah tangkap yang dialami Ketua DPW Partai NasDem Sumut, Iskandar ST di Bandara Kualanamu, akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari pihak kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, mengungkapkan bahwa Kapolrestabes Medan langsung menghubungi Iskandar untuk menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang membuat heboh publik itu.
“Pak Kapolrestabes beliau langsung meminta maaf dan bertelepon dengan yang bersangkutan,” kata Ferry, Jumat (17/10/2025).
Ferry menambahkan, permintaan maaf itu disampaikan terkait potensi tindakan personel di lapangan yang dianggap tidak tepat.
“Sudah meminta maaf jika ada tindakan dari anggota yang melakukan kesalahan atau tidak berkenan kepada beliau,” jelasnya.
Berawal dari Kemiripan Identitas
Ferry menjelaskan, kasus salah tangkap ini bermula dari kemiripan identitas antara nama Iskandar di manifest penerbangan Garuda GA-193 rute Medan–Jakarta dengan seorang buronan kasus scamming dan judi online.
Karena area kabin depan pesawat adalah zona terbatas (VIP), aparat kepolisian kemudian meminta bantuan Avsec Bandara Kualanamu untuk memverifikasi identitas penumpang.
“Setelah dicocokkan, ternyata identitasnya tidak sesuai. Yang bersangkutan (Iskandar) tidak ada hubungan dengan kasus yang kami tangani,” ujar Ferry.
Bukan Surat Penangkapan
Publik sempat dibuat bingung dengan dokumen yang dibawa petugas saat insiden berlangsung. Ferry meluruskan bahwa surat itu bukanlah surat penangkapan.
“Surat itu adalah surat perintah tugas, bukan surat penangkapan. Tujuannya untuk memastikan identitas, bukan untuk melakukan penegakan hukum langsung,” tegasnya.
Permintaan Maaf Terbuka
Ferry menegaskan, Polda Sumut tidak menutup mata terhadap kekeliruan ini dan langsung melakukan langkah penyelesaian.
“Kami dari kepolisian menyampaikan permintaan maaf jika ada ketidaknyamanan atau ketersinggungan. Tidak ada niat mencederai hak siapa pun. Semua sudah diklarifikasi dan diselesaikan secara langsung,” tutup Ferry.













