Ringkasan Berita
- Kasus terbaru terjadi di Jalan Avros, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, di mana sebuah kios penjual sus…
- Sudah 25 Kali Jadi Korban Pencurian Sylvia mengaku sudah lebih dari 25 kali kehilangan barang, mulai dari tabung gas,…
- Pasalnya, aksi pencurian yang menyasar kios dan warung kecil kembali marak.
Topikseru.com – Para pelaku UMKM di Kota Medan kini makin waswas. Pasalnya, aksi pencurian yang menyasar kios dan warung kecil kembali marak. Kasus terbaru terjadi di Jalan Avros, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, di mana sebuah kios penjual susu sapi murni dibobol kawanan maling pada Senin (20/10/2025).
Kios milik Sylvia ditemukan dalam kondisi porak-poranda. Gembok rusak, barang dagangan berserakan, dan uang hasil penjualan raib digondol pencuri.
“Pas mau buka, gemboknya udah hancur. Pas masuk, barang berserak semua. Uang dua juta, mesin kasir, wifi, sampai lampu pun hilang,” ujarnya dengan nada kesal.
Ironisnya, lokasi kios Sylvia berdiri tepat di sebelah lahan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Polsek Medan Kota.
“Padahal sebelah sini lahan jagung ketahanan pangan Polsek Medan Kota, tapi maling tetap aja banyak,” tambahnya heran.
Sudah 25 Kali Jadi Korban Pencurian
Sylvia mengaku sudah lebih dari 25 kali kehilangan barang, mulai dari tabung gas, kompor, kabel, hingga alat masak. “Kalau dihitung-hitung, tiap bulan pasti ada aja yang hilang,” kata Sylvia.
Kawasan sekitar Jalan Avros dan Polonia memang dikenal rawan. Selain pencurian, warga juga mengeluhkan aktivitas penyalahgunaan narkoba di bawah jembatan Avros.
“Kalau malam banyak yang nyabu di bawah jembatan. Plastik klip sabu berserakan,” ungkap Sylvia.
UMKM Medan Jadi Sasaran Empuk Pelaku Kejahatan
Kasus pembobolan kios Sylvia menambah panjang daftar kejahatan yang menyasar pelaku UMKM di Medan.
Sebelumnya, sejumlah warung di Medan juga menjadi korban serangan maling dan pemerasan.
- Di Jalan Karya, sebuah warung Aceh sempat viral usai videonya diperas dan diancam dibakar oleh preman.
- Di Patumbak, warung grosir dibobol kawanan maling bermobil yang membawa kabur uang belasan juta dan puluhan slop rokok.
- Di Medan Kota, pedagang warung terekam CCTV saat ponselnya dicuri oleh pembeli yang pura-pura memesan makanan.
Rangkaian kejadian itu menunjukkan, warung kecil dan pedagang kaki lima kini jadi target empuk bagi pelaku kriminal di Medan.
Minim Lampu Jalan, Patroli Malam Lemah
Selain maraknya pencurian, para pedagang juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan dan patroli malam.
“Kalau udah lewat jam tujuh malam, kami tutup. Lampu jalan banyak yang mati, gelap kali, takut dirampok,” ujar Amin, pedagang asesoris di sekitar lokasi kejadian.
Amin menambahkan, kondisi gelap gulita membuat pelaku kejahatan leluasa beraksi.
“Tidak mungkin kami jualan sampai malam kalau gelap gini. Habis la kami di sini kalau maling terus,” keluhnya.
Pedagang Minta Perlindungan
Para pelaku UMKM berharap aparat keamanan lebih aktif melakukan patroli malam dan memasang CCTV di titik rawan.
Mereka juga mendesak pemerintah kota untuk memperbaiki lampu jalan dari kawasan Polonia hingga Avros, yang selama ini sering mati.
Maraknya pencurian terhadap pelaku UMKM di Medan ini menjadi sinyal keras bahwa keamanan ekonomi rakyat kecil masih rapuh dan perlu perhatian serius dari aparat serta pemerintah daerah.







