Topikseru.com – Universitas Medan Area (UMA) turut berduka atas kematian tragis salah satu mahasiswanya, Bonio Raja Gadja (19), yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Desa Marindal II, Patumbak, Deli Serdang, Jumat malam (14/11/2025).
Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi pihak kampus.
Wakil Rektor UMA, Dr. Walid Mustafa Sembiring, menegaskan bahwa kampus sangat terpukul dengan kejadian ini. Menurutnya, Bonio adalah mahasiswa baru Fakultas Hukum angkatan 2025 yang dikenal memiliki kepribadian baik.
“Dia anak kami. Universitas sangat terpukul atas kejadian ini,” ujar Walid saat dihubungi Topikseru.com, Minggu (16/11/2025).
Walid menjelaskan, sejak tiga bulan terakhir, Bonio aktif mengikuti kegiatan perkuliahan dan dinilai sebagai mahasiswa yang sopan serta tidak memiliki masalah dengan siapa pun.
Karena itu, kabar kematiannya yang diduga akibat dibunuh menjadi pukulan besar bagi civitas akademika UMA.
Desak Kepolisian Ungkap Pelaku
Walid mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang diduga sudah teridentifikasi.
Dia menegaskan bahwa tindakan yang menghilangkan nyawa mahasiswa tidak boleh dibiarkan.
“Pelaku harus segera ditangkap. Tindakan yang menewaskan mahasiswa UMA tidak bisa ditolerir,” tegasnya.
“Informasi yang kami terima, identitas dan keberadaan pelaku sudah diketahui. Tapi kami belum bisa membeberkannya.”
Dia berharap penyidikan berjalan cepat agar motif pembunuhan terang benderang dan keluarga korban mendapatkan keadilan.
Respons Kepolisian Dinilai Lamban
Sementara itu, Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora, yang sebelumnya enggan memberikan keterangan, akhirnya buka suara terkait perkembangan kasus tersebut.
Namun responsnya dinilai tidak memuaskan karena ia meminta publik tidak mendesaknya soal perkembangan penyelidikan.
“Aduh, enggak usah buru-buru. Kita mau lapor dulu sama Kapolres. Belum ada perkembangan, masih dalam penyelidikan,” jawabnya singkat.
Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat kasus ini menyita perhatian luas dan dianggap sebagai tindak pidana serius.
Mahasiswa UMA Tewas Dengan Luka Parah
Sebelumnya, warga digemparkan dengan penemuan mayat Bonio di kamar rumahnya. Tubuhnya ditemukan penuh luka, menguatkan dugaan bahwa ia menjadi korban pembunuhan.
Pelaku disebut-sebut merupakan orang dekat yang sering berinteraksi dengan korban.
Hingga kini, keluarga, rekan kampus, dan masyarakat berharap polisi bergerak cepat menuntaskan kasus ini.
UMA menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum hingga tuntas.









