Ringkasan Berita
- Korban sempat berupaya melerai pertengkaran sebelum akhirnya menjadi sasaran kekerasan.
- Kepala dusun bersama perangkat desa kemudian membawa pelaku ke Polsek Kolang sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Ta…
- Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun III, Desa Hudopa Nauli, Kecamatan Kolang.
Topikseru.com, Tapanuli Tengah – Seorang pria bernama E Mamora (36) tewas setelah diduga dianiaya temannya sendiri berinisial DH di sebuah warung tuak di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (24/2/2026).
Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun III, Desa Hudopa Nauli, Kecamatan Kolang. Korban sempat berupaya melerai pertengkaran sebelum akhirnya menjadi sasaran kekerasan.
Kapolsek Kolang dari Polres Tapanuli Tengah, AKP Isran Efendi Simatupang, membenarkan kejadian tersebut.
“Korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah akibat dianiaya pelaku,” ujar Isran, Selasa (24/2/2026).
Kronologi Penganiayaan di Warung Tuak Kolang
Menurut keterangan kepolisian, insiden bermula ketika pelaku dalam kondisi diduga mabuk terlibat cekcok dengan pengunjung lain di warung tuak setempat.
Saat keributan memanas, korban yang berada di lokasi berinisiatif membawa pelaku keluar dari warung dengan tujuan meredakan situasi.
Namun upaya tersebut justru berujung petaka. Pelaku disebut merasa tidak terima dan kemudian terlibat perkelahian dengan korban.
“Pelaku membabi buta memukuli korban menggunakan sebatang kayu dan batu hingga korban meninggal dunia di tempat,” jelas Isran.
Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong.
Pelaku Serahkan Diri ke Kepala Dusun
Usai kejadian, pelaku mendatangi rumah kepala dusun setempat untuk menyerahkan diri.
Kepala dusun bersama perangkat desa kemudian membawa pelaku ke Polsek Kolang sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Tapanuli Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum.
“Kami memastikan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Isran.
Polisi Dalami Motif dan Unsur Pidana
Kasus pembunuhan di warung tuak Kolang ini kini dalam penanganan intensif penyidik. Polisi masih mendalami motif serta kondisi pelaku saat kejadian, termasuk dugaan pengaruh minuman keras.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang dipicu konsumsi alkohol di wilayah Sumatera Utara. Aparat mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri serta segera melapor jika terjadi potensi gangguan keamanan.













