Hukum & Kriminal

Driver Ojol Dibegal di Medan Denai, Motor Dibawa Kabur Pelaku Bersenjata Tajam

×

Driver Ojol Dibegal di Medan Denai, Motor Dibawa Kabur Pelaku Bersenjata Tajam

Sebarkan artikel ini
driver ojol dibegal Medan
Tangkapan layar rekaman CCTV kawanan begal bersenjata tajam mengambil paksa kendaraan driver ojek online

Topikseru.com, Medan – Seorang driver ojek online (ojol) bernama Ayen menjadi korban pembegalan di kawasan Jalan Industri, Medan Denai, Kota Medan. Dalam peristiwa itu, korban dihadang sekelompok pelaku yang diduga membawa senjata tajam sebelum akhirnya merampas sepeda motor miliknya.

Aksi kejahatan tersebut membuat korban kehilangan alat utama untuk mencari nafkah sehari-hari.

Baca Juga  Wanita Muda Jadi Korban Begal di Deli Serdang, Komplotan Pelaku Ditangkap Polisi

Dihadang Saat Pulang Beli Makanan

Kepala Lingkungan setempat, Tiwi, membenarkan insiden yang dialami korban.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat Ayen baru pulang membeli makanan.

“Berdasarkan keterangan korban, ia baru pulang membeli makanan,” ujar Tiwi, Kamis (9/4/2026).

Pelaku Pepet dan Ancam dengan Sajam

Tiwi menjelaskan, korban yang sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dihadang oleh sekelompok pria. Para pelaku kemudian memepet korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam.

Aksi tersebut juga terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

“Dari rekaman CCTV, pelaku memepet korban dan mengancam dengan senjata tajam, lalu membawa kabur sepeda motor korban,” jelasnya.

Baca Juga  Banding Ditolak, Bapak-Anak Pembunuh Driver Ojol di Medan Tetap Divonis Seumur Hidup

Kasus Dilaporkan ke Polisi

Usai kejadian, korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu diterima oleh Polsek Medan Area.

Kapolsek Medan Area, Ainul Yaqin, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Kita sedang lidik dan upayakan pengungkapan,” ujar Ainul melalui pesan singkat.

Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV yang beredar, guna mengidentifikasi para pelaku.

Kasus pembegalan ini menambah daftar kejahatan jalanan di Kota Medan yang meresahkan masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti driver ojek online.