Hukum & Kriminal

Kesaksian Warga Sibiru-biru Diserang Sekelompok Orang Berambut Cepak

×

Kesaksian Warga Sibiru-biru Diserang Sekelompok Orang Berambut Cepak

Sebarkan artikel ini
Belawan
Ilustrasi - Dua kelompok warga terlibat tawuran di Medan Belawan.

Ringkasan Berita

  • Peritiwa ini terjadi pada Jumat (8/11) malam.
  • Menurut kesaksian seorang warga bernama Rofikar Sanjaya Tarigan (18), peristiwa tersebut terjadi saat dia sedang memb…
  • Setelah saya buka pintu lalu saya diseret dan dibawa ke asrama (Yon Armed)," kata Rofikar, Sabtu (9/11).

TOPIKSERU.COM, DELI SERDANG – Warga di Desa Selamat dan Desa Cinta Adil, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendapat penyerangan dari sekelompok orang berambut cepak. Peritiwa ini terjadi pada Jumat (8/11) malam.

Akibat penyerangan tersebut, tujuh orang warga menjadi korban dan satu di antaranya meninggal dunia.

Menurut kesaksian seorang warga bernama Rofikar Sanjaya Tarigan (18), peristiwa tersebut terjadi saat dia sedang membeli rokok dan melihat sekelompok orang menuju kampung mereka.

Dia dengan bergegas masuk ke rumah neneknya. Tak lama sekelompok orang tersebut mendobrak pintu.

“Mereka mendobrak pintu dan menanyakan nama Andre Ginting. Setelah saya buka pintu lalu saya diseret dan dibawa ke asrama (Yon Armed),” kata Rofikar, Sabtu (9/11).

Baca Juga  Vietnam Juara Piala AFF 2024 setelah Tundukkan Thailand 3-2

Tiba di asrama, lanjuta Rofikar, dia hanya disuruh duduk seperti seorang tahanan.

Dia menjelaskan penyerangan terhadapa warga Kecamatan Sibiru-biru itu terjadi pada pukul 23.00 WIB.

Akibat pengeroyokan sekelompok orang berambut cepak itu, Rofikar mengalami sejumlah luka, di kepala, punggung memar dan di bagian tubuh lainnya.

Rofikar mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab pengeroyokan yang dialaminya itu.

“Ada sekitar 50 orang yang mengeroyok saya. Mereka bawa alat macam-macam, ada bawa sajam, ada yang bawa double stick,” jelas Rofikar.

Rofikar Tarigan mengaku heran mengapa menjadi korban pengeroyokan, padahal dia tidak mengenal dengan orang yang mereka cari.

“Mereka mencari Andre Ginting. Bukan warga sini, saya pun juga enggak kenal,” pungkasnya.