Hukum & Kriminal

Damai Mendrofa Resmi Laporkan Pencurian di Sekretariat BSY

×

Damai Mendrofa Resmi Laporkan Pencurian di Sekretariat BSY

Sebarkan artikel ini
Pencurian BSY
Direktur BSY Damai Mendrofa resmi laporkan pencurian di Sekretariat BSY. Foto: Topikseru.com/ Jasman Julius

Ringkasan Berita

  • "Ini sudah kejadian ketiga dan baru kali ini kami buat laporan resmi untuk mengurangi tindakan pencurian di Kelurahan…
  • Sekretariat BSY yang berada di Jalan Faisal Tanjung, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, dibobol maling.
  • Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi dengan Nomor: STPL/B/25/I/2025/SPKT/RES TAPTENG/POLDASU, tertanggal 21…

TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Direktur Bank Sampah Yamantab (BSY) Damai Mendrofa resmi melaporkan aksi pencurian di Sekretariat BSY ke Polres Tapanuli Tengah (Tapteng).

Sekretariat BSY yang berada di Jalan Faisal Tanjung, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, dibobol maling.

“Ini sudah kejadian ketiga dan baru kali ini kami buat laporan resmi untuk mengurangi tindakan pencurian di Kelurahan Pasar Baru,” kata Damai Mendrofa, Rabu (22/1).

Laporan dugaan pencurian ini telah resmi dilaporkan ke Polres Tapteng setelah hampir satu jam memberikan keterangan di SPKT.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi dengan Nomor: STPL/B/25/I/2025/SPKT/RES TAPTENG/POLDASU, tertanggal 21 Januari 2025.

Baca Juga  Debut Gemilang! Fadly Faisal Menang di Byon Combat Batch 4, Kalahkan Aisar di Ring Tinju
Kronologi Peristiwa

Damai Mendrofa menceritakan mengetahui aksi pencurian ini pada Minggu (19/1) lalu. Dia menyebut terakhir kali berada di Sekretariat BSY pada Sabtu (18/1) pukul 20.00 WIB.

Akibatnya, baterai mesin pres inventaris Bank Sampah Yamantab (BSY) raib digondol maling.

“Baterai mesin yang dicuri ini adalah bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan secara langsung pelaku telah mencuri barang milik negara,” kata Damai.

Dia menyesalkan terjadinya pencurian barang milik BSY tersebut. Padahal, BSY merupakan lembaga non-profit yang bergerak untuk mengedukasi masyarakat menjaga lingkungan.

Damai mengatakan aksi pencurian di BSY juga pernah terjadi tahun lalu. Dalam peristiwa itu sejumlah aset BSY seperti tabung gas dan tangga alumunium raib.

“Kalau ditotal nilainya, BSY telah mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta,” pungkasnya.