Ringkasan Berita
- Dia mengaku menyetor uang bulanan kepada oknum polisi untuk melancarkan bisnis haramnya.
- Tersangka ini bernama Endar Muda Siregar, merupakan terpidana kasus narkoba.
- Dari pengakuannya, Endar Muda Siregar mengatakan bahwa menyetor uang kepada sejumlah oknum polisi di Labuhan Batu.
TOPIKSERU.COM – Beredar sebuah video seorang bandar narkoba yang berada di balik jeruji besi menyampaikan pengakuan mengejutkan. Dia mengaku menyetor uang bulanan kepada oknum polisi untuk melancarkan bisnis haramnya.
Tersangka ini bernama Endar Muda Siregar, merupakan terpidana kasus narkoba. Dalam keterangan video yang diterima Jumat (31/1) itu, terpidana berada di sel tahanan dan baru selesai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat.
Dari pengakuannya, Endar Muda Siregar mengatakan bahwa menyetor uang kepada sejumlah oknum polisi di Labuhan Batu.
“Saya itu membayar Rp 190 juta setiap bulannya,” ucap Endar Sutan Muda dalam video yang beredar dilihat topikseru.com.
Dia juga merinci kepada siapa saja uang setoran itu diberikan. Endar dalam video tersebut menyebut setoran diberikan kepada oknum pejabat di Polres Labuhanbatu.
“Yang Rp 80 juta untuk kasat (kepala satuan), kategorinya ketua kelas. Baru untuk kanit (kepala unit) 20-20 dan untuk tim Rp 8 juta per bulan,” ucapnya.
Terpidana narkoba ini juga membeberkan bahwa uang setoran itu diserahkan langsung kepada para oknum polisi tersebut.
Endar Muda Siregar juga meminta kepada pimpinan Polri agar memeriksa para oknum yang disebutnya menerima setoran dari bisnis haram tersebut.
“Iya (diserahkan langsung) setiap bulan, setiap tanggal 10. Harapan saya kepada Polri supaya diperiksa petugas yang terlibat dengan saya,” kata Endar dalam video viral tersebut.
Bandar narkoba ini bahkan mengatakan siap untuk diperiksa atas pengakuannya tersebut.
Selain itu dia mengaku punya bukti-bukti terkait keterlibatan para oknum polisi tersebut.
“Kalau bukti transfer itu kan uang utama saya serahkan kepada saudara Riswan Siregar. Yang untuk ongkos tukang selama satu bulan saya yang biayai,” ucapnya.
“Kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Kapolri, Bapak Kasi Propam dan DPR RI, tolong periksa saya dengan kasus ini karena keterlibatan orang Narkoba Polres Labuhanbatu ada dengan saya,” kata Endar.
Menindak lanjuti informasi tersebut, topikseru.com telah mengonfirmasi kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernard Malau dengan mengirimkan video yang beredar ke nomor pribadinya melalui pesan singkat.
Namun, hingga berita ini diturunkan AKBP Bernard Malau belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi yang dikirimkan.













