Internasional

Juru Bicara IRGC Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Luncurkan Serangan Balasan

×

Juru Bicara IRGC Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Luncurkan Serangan Balasan

Sebarkan artikel ini
juru bicara IRGC tewas
Perang AS vs Iran menjadi ujian baru bagi ketahanan perkonomian Amerika Serikat (AS) yang selama setahun terakhir mampu bertahan dari guncangan perdagangan, imigrasi, dan berbagai tekanan lain kini menghadapi ujian baru.

Topikseru.com, Teheran – Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ali Mohammad Naini, dilaporkan tewas dalam serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Jumat pagi waktu setempat.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRGC menyebut serangan tersebut sebagai tindakan “kriminal dan pengecut” yang terjadi pada hari-hari terakhir bulan Ramadan.

“Ali Mohammad Naini tewas pada pagi hari terakhir bulan Ramadan dalam serangan kriminal dan pengecut oleh AS dan Israel,” demikian pernyataan IRGC.

Iran Luncurkan Serangan Balasan

Sebagai respons atas kematian juru bicaranya, IRGC mengumumkan peluncuran gelombang serangan ke-67 yang menargetkan fasilitas militer milik AS dan Israel.

Langkah ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir di kawasan Timur Tengah.

Rangkaian Serangan Sejak Februari

Ketegangan meningkat sejak 28 Februari lalu, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil.

Baca Juga  Presiden Iran Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Helikopter, Begini Penyebab Helikopter Jatuh

Sebagai balasan, Iran melakukan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS yang tersebar di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah Pejabat Tinggi Iran Tewas

Konflik ini juga menewaskan sejumlah tokoh penting Iran. Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dilaporkan gugur pada hari pertama operasi militer tersebut.

Selain itu, beberapa pejabat tinggi lainnya yang dilaporkan tewas dalam tiga pekan terakhir antara lain:

  • Abdolrahim Mousavi
  • Aziz Nasirzadeh
  • Esmail Khatib
  • Mohammad Pakpour
  • Ali Shamkhani
  • Ali Larijani

Kematian para pejabat ini menunjukkan besarnya dampak konflik yang terus berkembang dan meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi lebih luas di kawasan.

Ancaman Eskalasi Regional

Pengamat menilai situasi ini berpotensi memicu konflik regional yang lebih besar, mengingat keterlibatan langsung beberapa kekuatan militer utama dunia.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda deeskalasi dari kedua belah pihak, sementara komunitas internasional terus menyerukan penahanan diri guna mencegah konflik meluas.