International

Indonesia Dukung Langkah Prancis Akui Palestina, Desak Negara Lain Segera Menyusul

×

Indonesia Dukung Langkah Prancis Akui Palestina, Desak Negara Lain Segera Menyusul

Sebarkan artikel ini
Prancis akui Palestina
Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) saat jamuan makan malam di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Ringkasan Berita

  • "Berdirinya Negara Palestina yang berdaulat dan merdeka, berdasarkan batas wilayah yang disepakati pada 1967, dengan …
  • Lewat pernyataan resmi di akun X @Kemlu_RI, Sabtu, Kementerian Luar Negeri RI menegaskan sikap tegas mendukung langka…
  • 147 Negara Sudah Akui Palestina Hingga 2025, tercatat 147 dari 193 negara anggota PBB secara resmi mengakui kedaulata…

Topikseru.com – Indonesia resmi menyambut baik langkah Presiden Prancis Emmanuel Macron yang siap mengakui kedaulatan Negara Palestina di panggung Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) September 2025 mendatang.

Lewat pernyataan resmi di akun X @Kemlu_RI, Sabtu, Kementerian Luar Negeri RI menegaskan sikap tegas mendukung langkah Paris yang dinilai membuka jalan nyata menuju solusi dua negara.

“Berdirinya Negara Palestina yang berdaulat dan merdeka, berdasarkan batas wilayah yang disepakati pada 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota, melalui Solusi Dua Negara,” tulis Kemlu RI.

Tak hanya itu, Indonesia juga mendesak negara-negara yang masih enggan mengakui Palestina agar mengikuti jejak Prancis. Desakan ini sejalan dengan posisi konsisten diplomasi Indonesia selama puluhan tahun di forum internasional.

Prancis Jadi Negara G7 Pertama

Pernyataan Macron yang diunggah di X pada Jumat, 25 Juli 2025, mempertegas posisi Prancis sebagai anggota G7 pertama yang siap mengakui Palestina.

Langkah berani ini langsung disambut pujian di banyak ibu kota, tetapi juga memicu gelombang kritik dari sekutu dekat seperti Amerika Serikat.

Baca Juga  Rusia Sebut Pengakuan Negara-negara Dunia terhadap Palestina di PBB Sinyal Penting untuk Israel

“Konsisten dengan komitmen bersejarahnya demi perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah, saya memutuskan supaya Prancis mengakui Negara Palestina,” kata Macron.

Macron: Gaza Harus Demiliterisasi

Meski mendukung penuh pengakuan, Macron menegaskan bahwa prioritas mendesak saat ini adalah menghentikan perang di Gaza, menyalurkan bantuan kemanusiaan, dan menjamin pembangunan kembali wilayah yang hancur.

Ia juga menekankan perlunya demiliterisasi Hamas, sebagai bagian dari jaminan keamanan kawasan. Dalam jangka panjang, Macron berharap Palestina bisa benar-benar berdiri sebagai negara berdaulat yang mengakui penuh Israel.

AS Kecam Langkah Prancis

Sementara itu, reaksi Amerika Serikat justru bertolak belakang. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut keputusan Macron sebagai langkah sembrono yang hanya “melayani propaganda Hamas dan menghambat perdamaian.”

Namun, Kementerian Luar Negeri Palestina menyambut langkah Macron sebagai “keputusan bersejarah” yang memperkuat hukum internasional dan mendukung penyelesaian konflik lewat jalur politik.

147 Negara Sudah Akui Palestina

Hingga 2025, tercatat 147 dari 193 negara anggota PBB secara resmi mengakui kedaulatan Palestina. Gelombang dukungan terus bertambah sejak 2024, ditandai pengakuan baru dari Irlandia, Norwegia, Spanyol, dan Armenia.

Langkah Prancis diyakini akan memberi tekanan moral bagi negara-negara besar Eropa lain untuk bersikap serupa, di tengah jalan buntu negosiasi Timur Tengah yang terus memanas.