International

Seram! Mayat Aktor Yu Menglong Jadi Pajangan di Museum 798 Beijing

×

Seram! Mayat Aktor Yu Menglong Jadi Pajangan di Museum 798 Beijing

Sebarkan artikel ini
Mayat Aktor Yu Menglong
museum 798 ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah sebuah video viral di TikTok mengaitkannya dengan kematian misterius aktor muda Tiongkok, Yu Menglong.

Ringkasan Berita

  • Belakangan, museum 798 ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah sebuah video viral di TikTok menga…
  • Salah satu tempat yang kini menjadi sorotan publik—bukan karena seni atau sejarahnya, melainkan karena dugaan prakt…
  • Viral di TikTok: Klaim Mengerikan tentang Museum 798 Akun TikTok @Xianxia baru-baru ini memicu kehebohan dengan ungga…

Topikseru.com – Beijing, ibu kota Tiongkok yang dikenal sebagai pusat politik, ekonomi, dan budaya, menyimpan banyak rahasia di balik gemerlap modernitasnya.

Salah satu tempat yang kini menjadi sorotan publik—bukan karena seni atau sejarahnya, melainkan karena dugaan praktik gelap—adalah Museum 798.

Belakangan, museum 798 ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah sebuah video viral di TikTok mengaitkannya dengan kematian misterius aktor muda Tiongkok, Yu Menglong.

Viral di TikTok: Klaim Mengerikan tentang Museum 798

Akun TikTok @Xianxia baru-baru ini memicu kehebohan dengan unggahan yang mengklaim bahwa Museum 798 bukan sekadar galeri seni kontemporer seperti yang selama ini dikenal publik.

Menurut narasi dalam video tersebut, museum ini menyimpan rahasia kelam: memamerkan mumi manusia yang sengaja dibunuh, dan salah satu korban yang disebut adalah Yu Menglong.

Yu Menglong sendiri ditemukan tewas pada tahun 2022 dalam kondisi mencurigakan—dilaporkan jatuh dari apartemennya di Shanghai.

Namun, keluarganya tidak pernah diperbolehkan melihat jenazah secara langsung dengan alasan “sudah dikremasi”.

Ketidakterbukaan ini memicu spekulasi luas di kalangan netizen Tiongkok dan internasional.

Dari Galeri Seni ke Dugaan Situs Ritual Gelap

Sebelum menjadi pusat perbincangan gelap, Museum 798 sebenarnya dikenal sebagai kawasan seni paling ikonik di Beijing. Terletak di Distrik Chaoyang, kompleks ini dulunya adalah pabrik elektronik militer yang dibangun pada era 1950-an dengan bantuan teknologi dari Jerman Timur.

Sejak awal 2000-an, para seniman mulai menempati gedung-gedung kosong di sana, mengubahnya menjadi studio, galeri, dan ruang pamer seni.

Namun, klaim terbaru menggambarkan sisi gelap dari tempat ini. Dalam video viral tersebut, disebutkan bahwa museum menyimpan instalasi seni yang terbuat dari bagian tubuh manusia.

Termasuk pakaian yang tampak seperti terbuat dari kulit manusia, lengkap dengan sisa-sisa rambut atau bulu yang masih menempel.

Benda-benda seperti sepatu, aksesori, hingga potongan tubuh kecil dikatakan diikat dengan tali merah, simbol yang dalam budaya Tiongkok kerap dikaitkan dengan takdir—namun juga bisa bermakna mistis atau ritual.

Kaitan dengan Kematian Selebriti Lain

Yang membuat narasi ini semakin menyeramkan adalah keterkaitannya dengan serangkaian kematian misterius selebriti Tiongkok.

Selain Yu Menglong, nama Qiao Renliang, aktor muda yang meninggal pada 2016 karena bunuh diri (menurut laporan resmi), juga disebut-sebut.

Rumor tak berdasar menyatakan bahwa tengkorak Qiao Renliang dipajang di Museum 798 sebagai bagian dari koleksi “tumbal seni”.

Lebih jauh lagi, seorang blogger terkenal bernama Cai Jing Leng Yan menyoroti pola mencurigakan: tanggal 13 September.

Menurutnya, sejumlah tokoh terkenal—termasuk seniman Jepang Shinichi, Yu Menglong, Qiao Renliang, dan bahkan pejabat tinggi Tiongkok bernama Mak Yun—semuanya dilaporkan meninggal pada bulan September, dengan beberapa di antaranya tepat pada atau mendekati tanggal 13.

Baca Juga  SAR Temukan Jenazah Pria yang Loncat ke Sungai saat Polisi Gerebek Narkoba

Meski tidak ada bukti konkret yang menghubungkan tanggal ini dengan praktik ritual tertentu, pola tersebut memicu teori konspirasi di kalangan netizen yang percaya pada adanya jaringan rahasia di balik industri hiburan Tiongkok.

Sutradara Cheng Qing Song dan Foto Misterius
Salah satu elemen paling mengganggu dalam narasi ini adalah keterlibatan sutradara Cheng Qing Song. Beberapa hari sebelum kematian Yu Menglong, Cheng dikabarkan memposting foto dari dalam Museum 798 di akun media sosialnya.

Yang mencurigakan adalah caption foto tersebut: “Hou Ce”, yang dalam bahasa Mandarin berarti “lezat” atau “enak”.

Bagi banyak orang, frasa ini terdengar tidak wajar jika dikaitkan dengan lokasi seni.

Namun dalam konteks teori konspirasi, kata tersebut dianggap sebagai kode atau sindiran gelap.

Akibatnya, Cheng Qing Song pun dicurigai sebagai salah satu pelaku di balik kematian sang aktor—meski hingga kini tidak ada bukti hukum yang mendukung tuduhan tersebut.

Akses Rahasia dari Hotel Mewah Bvlgari?
Tak berhenti di situ, rumor lain menyebut bahwa Museum 798 dapat diakses melalui terowongan bawah tanah dari Hotel Bvlgari Beijing, salah satu hotel mewah paling eksklusif di ibu kota Tiongkok.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan lorong gelap yang menghubungkan kedua lokasi, memicu pertanyaan: mengapa hotel mewah memiliki akses langsung ke museum seni—apalagi jika museum itu menyimpan rahasia gelap?

Fakta bahwa Bvlgari adalah merek mewah asal Italia yang identik dengan kemewahan dan privasi membuat keberadaan terowongan ini terasa janggal.

Apakah ini hanya bagian dari desain arsitektur urban? Ataukah ada agenda tersembunyi di baliknya?

Apa Kata Pihak Resmi?
Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari pihak Museum 798, pemerintah Beijing, maupun otoritas terkait mengenai klaim-klaim tersebut. Museum 798 tetap beroperasi sebagai destinasi seni yang populer, menarik ribuan pengunjung lokal dan internasional setiap bulannya.

Namun, ketiadaan respons justru memperkuat kecurigaan sebagian masyarakat. Di tengah ketatnya kontrol informasi di Tiongkok, banyak yang bertanya: apakah kebenaran sengaja ditutupi?

Fakta vs Fiksi: Mengurai Benang Kusut

Penting untuk dicatat bahwa sebagian besar klaim ini berasal dari konten media sosial tanpa verifikasi jurnalistik.

Tidak ada bukti forensik, dokumen resmi, atau saksi kredibel yang mendukung narasi bahwa Museum 798 memamerkan mumi manusia atau terlibat dalam praktik ritual gelap.

Yu Menglong memang meninggal dalam keadaan tragis, namun otoritas Tiongkok telah menyatakan kasusnya sebagai kematian akibat kecelakaan atau bunuh diri.

Demikian pula dengan Qiao Renliang—kematiannya telah diselidiki dan ditutup oleh pihak berwenang.

Namun, di era digital, batas antara fakta dan fiksi seringkali kabur. Narasi misteri seperti ini mudah menyebar karena memadukan elemen nyata (lokasi, tokoh, tanggal) dengan imajinasi gelap yang memicu rasa penasaran dan ketakutan kolektif.