InternationalNews

Joe Biden Mundur dari Bursa Capres Amerika Serikat, Ini Sosok yang Didukungnya

×

Joe Biden Mundur dari Bursa Capres Amerika Serikat, Ini Sosok yang Didukungnya

Sebarkan artikel ini
Joe Biden
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumunkan mundur dari bursa capres Amerika Serikat. Foto: Internet

Ringkasan Berita

  • Trump, yang telah mempersiapkan pertarungan ulang dengan Biden selama empat tahun, kini akan menghadapi lawan baru da…
  • Melansir CNBC Indonesia, Joe Biden merupakan petahana yang menjadi kandidat kuat melawan Donald Trump dari Partai Rep…
  • Pengumuman itu terjadi, setelah Trump menyampaikan pidato sarat tensi di Butler, Pennsylvania pada Sabtu, (13/7).

TOPIKSERU.COM, – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan pengunduran dirinya melalui unggahan di X (Twitter) yang pada Senin, (22/7).

Melansir CNBC Indonesia, Joe Biden merupakan petahana yang menjadi kandidat kuat melawan Donald Trump dari Partai Republik.

Pengumuman itu terjadi, setelah Trump menyampaikan pidato sarat tensi di Butler, Pennsylvania pada Sabtu, (13/7).

Joe Biden
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyampaikan pengunduran diri dari calon presiden. Foto: Twitter/X

Pada unggahan di X, Joe Biden menyampaikan mundur dari kontestasi Pilpres Amerika Serikat karena beberapa pertimbangan.

“Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk menjabat sebagai presiden Anda,” tulisnya dalam unggahan di media sosial.

Baca Juga  Trump Tak Tutup Peluang Serangan Kedua ke Venezuela Usai Penangkapan Maduro

“Dan meskipun saya berniat untuk mencalonkan diri kembali, saya yakin ini demi kepentingan terbaik partai saya dan negara jika saya mundur dan fokus sepenuhnya pada pemenuhan tugas saya sebagai presiden selama sisa masa jabatan saya”.

Biden menyerah pada tekanan dari sekutu terdekatnya di Partai Demokrat yang mendesaknya untuk mundur dari pencalonan.

Alasannya, karena kekhawatiran bahwa dia terlalu tua dan lemah untuk mengalahkan mantan Presiden Donald J Trump.

Dalam unggahan di media sosial, Biden menyebut Wakil Presiden Kamala Harris sebagai “mitra yang luar biasa” dan mendukung Harris untuk menggantikannya.

Trump, yang telah mempersiapkan pertarungan ulang dengan Biden selama empat tahun, kini akan menghadapi lawan baru dari Partai Demokrat dengan hanya 110 hari tersisa hingga Hari Pemilihan.(*)