InternationalNews

Presiden Iran kepada Israel: Mereka Harus Membayar Tindakan Pengecut Terhadap Haniyeh

×

Presiden Iran kepada Israel: Mereka Harus Membayar Tindakan Pengecut Terhadap Haniyeh

Sebarkan artikel ini
IsmailHaniyeh
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh. Foto: Antara/albalad.co

Ringkasan Berita

  • Di hari yang sama, gerakan perjuangan Palestina, Hamas, mengonfirmasi kematian Ismail Haniyeh.
  • Mereka menyebut kematian Haniyeh akibat serangan Israel ke kediamannya di Ibu Kota Iran.
  • "Republik Islam Iran akan mempertahankan integritas teritorial, martabat, dan kehormatannya dengan membuat para teror…

TOPIKSERU.COM, TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan akan membuat Israel membayar tindakan pengecut mereka setelah membunuh Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh.

Di hari yang sama, gerakan perjuangan Palestina, Hamas, mengonfirmasi kematian Ismail Haniyeh.

Mereka menyebut kematian Haniyeh akibat serangan Israel ke kediamannya di Ibu Kota Iran.

“Republik Islam Iran akan mempertahankan integritas teritorial, martabat, dan kehormatannya dengan membuat para teroris penjajah menyesali tindakan pengecut mereka,” kata Pezeshkian, mengutip kantor berita Tasnim, Rabu (31/7).

Hamas menyebut Haniyeh tewas dalam “serangan” Israel di kediamannya di Teheran setelah dia menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran.

“Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengucapkan belasungkawa atas wafatnya seorang anak dari Bangsa Palestina yang besar, Ismail Haniyeh,” pernyataan Hamas melalui Telegramnya.

Baca Juga  China Berhasil Satukan 14 Faksi di Palestina Melalui Deklarasi Beijing, Begini Isinya!

“Pemimpin gerakan meninggal dunia akibat serangan Zionis laknat pada tempat tinggalnya di Teheran setelah mengikuti upacara pelantikan Presiden Iran yang baru,” ucap Hamas.

Iran Lakukan Penyelidikan

Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi kematian Ismail Haniyeh dan menyatakan sedang melakukan penyelidikan.

Juru Bicara Kemlu Iran Nasser Kanani menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Palestina atas kematian Haniyeh.

Dia menegaskan bahwa penyelidikan menyeluruh atas insiden ini sedang mereka lakukan bersama lembaga-lembaga terkait di Iran.

“Kematian Saudara Ismail Haniyeh di Teheran akan memperkuat ikatan yang erat dan tak terpatahkan antara Republik Islam Iran dan Palestina serta gerakan perlawanan,” kata Kanani.

Parlemen Iran mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan pertemuan luar biasa setelah pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran.

Juru bicara Komisi Keamanan Nasional parlemen, Ebrahim Rezaei, mengatakan parlemen akan mengadakan pertemuan tentang insiden tersebut.

Dia mengatakan Iran akan mengundang semua lembaga terkait dan akan mengumumkan hasilnya ke publik.(*)

 

Sumber : Antara/Sputnik