KesehatanNews

TIPS MUDIK, Ahli Gizi: Istirahat 20 Menit Setiap 3 Jam Bisa Cegah Kecelakaan

×

TIPS MUDIK, Ahli Gizi: Istirahat 20 Menit Setiap 3 Jam Bisa Cegah Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Mudik gratis
Tips mudik agar tidak mengalami kondisi statis yang bisa menyebabkan konsentrasi berkurang hingga kecelakaan. Foto: Antara/Syaiful Hakim

Ringkasan Berita

  • Mengemudikan kendaraan dengan jarak tempuh yang jauh dan dalam waktu yang lama akan membuat badan letih.
  • Ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dr Atmarita MPH menyarankan pemudik beristirahat setiap dua sa…
  • Menurutnya, dengan memperhatikan protokol kesehatan bagi diri sendiri, penyakit bisa dicegah selama perjalanan.

TOPIKSERU.COM, MUDIK lebaran menjadi tradisi yang selalu dinantikan masyarakat muslim di Indonesia. Tradisi pulang ke kampung halaman setahun sekali ini akan menguras tenaga, terlebih bila menggunakan kendaraan pribadi.

Mengemudikan kendaraan dengan jarak tempuh yang jauh dan dalam waktu yang lama akan membuat badan letih.

Pada gilirannya, kondisi tubuh akan menjadi statis karena posisi yang tidak berubah dalam waktu yang lama, apalagi kondisi jalan yang kurang baik dan suasana yang padat.

Hati-hati, kondisi tubuh statis akan membuat badan kaku dan menurunnya konsentrasi, sehingga sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dr Atmarita MPH menyarankan pemudik beristirahat setiap dua sampai tiga jam sekali untuk menghindari tubuh statis.

Dokter Atmarita menyebut waktu istirahat yang ideal guna mencegah kelelahan adalah 15-20 menit setiap menempuh tiga jam perjalanan.

Baca Juga  Olahraga Murah Tanpa Alat Ini Bisa Dilakukan di Rumah, Manfaatnya Luar Biasa!

“Secara umum biasanya mengambil istirahat setiap 2-3 jam, waktu istirahat bisa 15-20 menit supaya tidak terjadi kondisi statis tubuh,” kata Atmarita, Jumat (5/4).

Pakar kesehatan masyarakat dan epidemiolog ini juga menyebut bahwa istirahat yang cukup saat perjalanan mudik penting untuk mencegah kelelahan fisik.

Sebab, kata dia, kelelahan fisik bisa berakibat kurangnya konsentrasi hingga kecelakaan.

“Prinsipnya istirahat cukup, kalau lelah kemungkinan konsentrasi berkurang, dan bisa terjadi kecelakaan,” ujar Atmarita.

Selain istirahat, dia mengimbau pemudik untuk selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah kemungkinan tertular penyakit selama perjalanan.

Mulai dari selalu membiasakan mencuci tangan hingga menggunakan masker saat berada di tempat umum.

Menurutnya, dengan memperhatikan protokol kesehatan bagi diri sendiri, penyakit bisa dicegah selama perjalanan.

Atmarita mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu penyakit menular yang sedang merebak di masyarakat seperti Flu Singapura, selama pemerintah belum memberlakukan status peringatan terhadap penyakit tersebut.(*)

 

Sumber: Antara