Topikseru.com – Asam lambung memiliki peran penting dalam sistem pencernaan manusia. Zat ini membantu memecah makanan dan menyerap nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Namun, ketika produksinya terlalu sedikit atau berlebihan, kondisi tersebut dapat memicu gangguan kesehatan yang tidak bisa disepelekan.
Dokter menyebut, kadar asam lambung yang tidak normal dapat menimbulkan gejala ringan hingga berpotensi mengancam nyawa jika tidak segera mendapatkan penanganan medis.
Pentingnya Peran Asam Lambung
Tanpa produksi asam lambung yang adekuat, tubuh akan kesulitan menyerap protein, vitamin, dan mineral dari makanan. Selain itu, asam lambung juga berfungsi menetralkan enzim serta membunuh bakteri berbahaya pada makanan.
Karena itu, keseimbangan asam lambung sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.
Dampak Kekurangan Asam Lambung
Ketika produksi asam lambung menurun, kondisi ini dikenal sebagai hipokloridia. Sejumlah keluhan yang dapat muncul meliputi:
- Perut terasa kembung
- Sering bersendawa
- Diare
- Nyeri ulu hati
- Mual dan muntah
- Tubuh cepat lelah
- Sering buang angin
Dalam jangka panjang, kekurangan asam lambung dapat memicu gangguan gizi karena nutrisi tidak terserap optimal oleh tubuh.
7 Bahaya Penyakit Asam Lambung
Produksi asam lambung yang berlebihan juga memunculkan sejumlah masalah kesehatan serius, di antaranya:
1. Nyeri Ulu Hati
Rasa nyeri dan panas di dada dapat semakin parah saat berbaring atau membungkuk. Kondisi ini terjadi akibat asam lambung naik ke kerongkongan dan bisa menjadi tanda awal tukak lambung.
2. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
GERD adalah penyakit pencernaan kronis ketika cairan lambung terus-menerus naik ke kerongkongan.
Gejalanya berupa nyeri ulu hati lebih dari dua kali dalam seminggu. Penanganannya meliputi gaya hidup sehat, obat pereda asam lambung, dan operasi dalam kasus tertentu.
3. Kerusakan Gigi
Asam lambung yang mencapai rongga mulut dapat mengikis enamel gigi, membuat gigi rentan berlubang dan rusak.
4. Gangguan Pernapasan
Asam lambung yang bergerak menuju tenggorokan dapat masuk ke saluran napas, meningkatkan risiko asma, pneumonia, hingga sesak napas.
5. Radang Kerongkongan
Iritasi akibat asam lambung dapat menyebabkan esofagitis, yakni peradangan pada dinding kerongkongan.
6. Barrett’s Esophagus
Jika dibiarkan bertahun-tahun, iritasi kerongkongan kronis dapat mengubah jaringan menjadi Barrett’s esophagus, kondisi yang meningkatkan risiko kanker esofagus.
Cara Menjaga Keseimbangan Asam Lambung
Untuk mencegah risiko berkelanjutan, dokter menyarankan:
- makan teratur
- hindari tidur setelah makan
- kurangi kopi, alkohol, dan makanan pedas
- berhenti merokok
- pertahankan berat badan ideal
Jika keluhan berulang, pemeriksaan medis wajib dilakukan.
Ketidakseimbangan asam lambung bukan sekadar gangguan pencernaan biasa. Gejalanya perlu diperhatikan karena dapat berkembang menjadi penyakit kronis hingga kanker jika diabaikan.






