Ringkasan Berita
- Ketika bayi lahir, ia membutuhkan perawatan khusus agar dapat tumbuh dengan sehat dan kuat.
- Kali ini, redaksi akan membahas langkah-langka merawat bayi baru lahir bisa menjadi pengalaman yang menantang bagi or…
- Langkah-Langkah Merawat Bayi Baru Lahir Bagi Ibu-ibu Pemula Berikut beberapa informasi penting dalam perawatan bayi b…
Topikseru.com, Jakarta – Bagi ibu-ibu pemula yang baru saja melahirkan. Kali ini, redaksi akan membahas langkah-langka merawat bayi baru lahir bisa menjadi pengalaman yang menantang bagi orang tua, terutama bagi mereka yang baru pertama kali memiliki anak.
Ketika bayi lahir, ia membutuhkan perawatan khusus agar dapat tumbuh dengan sehat dan kuat.
Itu mengapa, para orang tua wajib memahami kebutuhan dasar bayi serta langkah-langkah perawatan yang tepat. Berikut informasi tentang perawatan bayi baru lahir yang perlu orang tua ketahui!
Langkah-Langkah Merawat Bayi Baru Lahir Bagi Ibu-ibu Pemula
Berikut beberapa informasi penting dalam perawatan bayi baru lahir yang perlu orang tua ketahui:
1. Kontak Kulit ke Kulit (Skin To Skin) dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
Skin to skin atau kontak kulit ke kulit merupakan salah satu hal penting dalam waktu pertama kehidupan Si Kecil.
Letakkan bayi di dada ibu agar terjadi kontak langsung antara kulit ibu dan bayi. Nah, cara ini juga dikenal sebagai perawatan metode kanguru.
Selain skin to skin, Inisiasi menyusui dini (IMD) juga memiliki manfaat dalam menurunkan angka kematian bayi dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. IMD juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi.
Tidak perlu khawatir jika saat IMD bayi belum langsung menyusu dengan sempurna, karena proses ini sendiri sudah meningkatkan peluang keberhasilan menyusui di masa mendatang. Pahami juga tentang 7 Fakta tentang Bayi Baru Lahir berikut ini.
2. Bounding Attachment dan Rawat Gabung
Selain skin to skin dan IMD, Si Kecil juga sebaiknya dirawat bersama ibu dalam satu kamar.
Hal ini penting dilakukan selama beberapa hari pertama setelah melahirkan dan dilanjutkan di rumah setelah pulang dari rumah sakit.
Bounding attachment mampu mendukung keberhasilan ASI eksklusif karena bayi dapat menyusu kapan saja tanpa harus dijadwalkan. Ini juga membantu ibu lebih cepat mengenali tanda-tanda lapar pada bayi.
Selain itu, rawat gabung juga mencegah pembengkakan payudara, mengurangi risiko bayi mengalami kuning.
Mencegah penurunan berat badan yang berlebihan, membuat bayi lebih tenang, menurunkan risiko infeksi.
Serta membantu ibu terhindar dari depresi pasca melahirkan dan meningkatkan rasa percaya diri dalam merawat bayi.
3. Menidurkan bayi
Hal lain yang wajib orang tua perhatikan adalah jam tidur Si Kecil. Bayi bisa tidur hingga 20 jam dalam sehari. Sebaiknya gunakan alas tidur yang datar untuk bayi.
Selain itu, hindari memberikan bantal atau alas tidur yang terlalu empuk. Pastikan bayi posisi tidurnya terlentang.
Nah, semua hal tersebut bisa mengurangi risiko sindrom kematian mendadak pada bayi atau sudden infant death syndrome (SIDS).
4. Perawatan Tali Pusat
Perhatikan juga tentang perawatan tali pusat bayi. Pastikan tali pusat tetap kering dan tidak terkena air seni atau tinja bayi.
Jika tali pusat kotor, segera bersihkan dengan air bersih dan sabun, lalu keringkan dengan kain yang bersih. Biarkan tali pusat lepas dengan sendirinya.
5. Memandikan Bayi
Setelah 6 jam, bayi bisa dibersihkan dengan lap yang dibasahi air hangat. Gunakan air hangat kuku, sabun, dan sampo khusus bayi. Sebaiknya hindari memandikan bayi terlalu pagi atau terlalu sore.
Prinsipnya, gunakan seminimal mungkin produk yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi karena kulitnya masih sangat sensitif. Ketahui lebih dalam tentang Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir berikut ini.
6. Saat Bayi Berpergian
Pastikan bayi dalam keadaan sehat dan berpakaian yang nyaman untuk mencegah kedinginan. Jika bepergian dengan mobil, gunakan kursi khusus bayi (car seat).
Bayi sudah bisa diajak naik pesawat setelah berusia 2 bulan. Hindari bepergian jika bayi sedang mengalami infeksi telinga.
Meski nyeri telinga bisa terjadi saat pesawat lepas landas atau mendarat, rasa sakit ini biasanya tidak berlangsung lama.
Manfaat Menjemur Bayi di Pagi Hari
Menjemur bayi di pagi hari dapat membantu tubuh bayi memproduksi vitamin D. Vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi.
-Waktu yang Tepat: Jemur bayi antara pukul 7-9 pagi selama 10-15 menit.
-Lindungi Mata Bayi: Hindari paparan sinar matahari langsung pada mata bayi.
-Perhatikan Kondisi Kulit Bayi: Jika kulit bayi tampak merah atau iritasi, segera hentikan penjemuran.
-Memantau Jadwal Imunisasi
-Imunisasi penting untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi. Pastikan bayi mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan.
-Konsultasikan dengan dokter mengenai jadwal imunisasi yang tepat untuk bayi.
-Catat jadwal imunisasi bayi dan pastikan tidak ada yang terlewat.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter anak jika bayi mengalami tanda-tanda berikut:
-Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
-Kesulitan bernapas
-Tidak mau menyusu
-Muntah terus-menerus
-Diare
-Kulit kuning (jaundice)
-Tali pusat mengalami infeksi
-Kejang
Manfaat Paket Perawatan Bayi Baru Lahir (jemur, mandi, perawatan tali pusar, dan pijat) antara lain:
-Mendukung sistem pernapasan dan kekebalan tubuh lewat aktivitas menjemur bayi di pagi hari yang membantu produksi vitamin D
-Menjaga kebersihan dan kenyamanan bayi secara optimal melalui proses mandi yang higienis dan menyeluruh
-Membantu mempercepat pelepasan tali pusar dengan perawatan yang sesuai standar medis
-Menstimulasi relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur
-Sementara itu, ini yang akan kamu dapatkan dari layanan perawatan bayi baru lahir:
-Penjemuran bayi di pagi hari sesuai waktu yang dianjurkan (1x tindakan)
-Memandikan bayi dengan teknik yang aman dan higienis (1x tindakan)
-Perawatan tali pusar menggunakan alat steril dan teknik sesuai standar medis (1x tindakan)
-Pijat bayi lembut untuk relaksasi dan stimulasi (1x tindakan)
Referensi:
Kemenkes Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Diakses pada 2025. Perawatan Bayi Baru Lahir.
American Academy of Pediatrics. Diakses pada 2025. How to Keep Your Baby Healthy and Safe.
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Newborn Care.













