Ringkasan Berita
- Oleh karena itu, kebanyakan dokter menyarankan untuk menggunakan usia koreksi hingga bayi prematur berusia 2 tahun at…
- Padahal, menentukan usia bayi prematur yang tepat adalah hal yang penting dilakukan untuk memprediksi tumbuh kembang …
- Untuk mengetahui lebih jelasnya, simak artikel berikut.
Topikseru.com, Jakarta – Begini Cara Menghitung Umur Bayi Prematur dan Memantau Perkembangannya di mana beberapa orang tua mungkin masih bingung bagaimana cara menghitung umur bayi prematur.
Padahal, menentukan usia bayi prematur yang tepat adalah hal yang penting dilakukan untuk memprediksi tumbuh kembang dan mengevaluasi kondisi kesehatannya. Untuk mengetahui lebih jelasnya, simak artikel berikut.
Bayi prematur adalah bayi yang lahir ketika usia kehamilan ibunya kurang dari 37 minggu. Orang tua yang memiliki bayi prematur mungkin akan kebingungan ketika ditanya berapa usia bayi mereka. Haruskah dihitung sesuai umur kehamilan atau sejak Si Kecil dilahirkan?
Begini Cara Menghitung Umur Bayi Prematur dan Memantau Perkembangannya
Menghitung Umur Bayi Prematur
Ada dua cara menghitung umur bayi prematur, yaitu berdasarkan usia kronologis dan usia koreksi. Berikut adalah penjelasannya:
Usia kronologis
Usia kronologis merupakan usia bayi yang dihitung mulai dari saat ia dilahirkan. Usia ini tidak digunakan sebagai tolok ukur, karena tumbuh kembang dan fungsi organ bayi prematur tidak seperti bayi yang lahir cukup bulan.
Usia kronologis biasanya digunakan untuk menentukan jadwal pemberian imunisasi pada bayi, baik bayi prematur maupun bayi cukup bulan.
Usia koreksi
Usia koreksi diperoleh dari usia kronologis dikurangi jumlah jeda minggu atau bulan di mana bayi dilahirkan. Misalnya, usia kronologis bayi sekarang adalah 6 bulan, tetapi dia lahir 2 bulan lebih awal, berarti usia koreksinya adalah 4 bulan.
Usia koreksi bayi prematur ini dapat digunakan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangannya.
Oleh karena itu, kebanyakan dokter menyarankan untuk menggunakan usia koreksi hingga bayi prematur berusia 2 tahun atau sampai ukuran dan perkembangannya sama dengan bayi seusianya yang lahir cukup bulan.
Perkembangan Bayi Prematur
Bayi prematur juga akan berkembang sesuai umurnya, walaupun mungkin sedikit terlambat dibandingkan bayi cukup bulan seusianya. Berikut adalah perkembangan bayi prematur sesuai umur koreksinya:
Bayi prematur umur 2 bulan
Saat berusia 2 bulan, bayi prematur umumnya menunjukkan beberapa perkembangan berikut:
Mulai bisa mengendalikan kepalanya
Mengenal orang tua
Sudah bisa mengeluarkan suara dan menangis dengan suara berbeda
Tersenyum pada orang lain
Bayi prematur 4 bulan
Saat bayi prematur berusia 4 bulan, ia sudah bisa melakukan beberapa hal, di antaranya:
Berguling
Mengangkat kepala dan melihat sekelilingnya
Mengikuti orang dan objek
Bayi prematur 6 bulan
Saat usia 6 bulan, ia sudah bisa melakukan beberapa hal, antara lain:
Duduk dengan sendirinya
Mulai merangkak
Berlutut
Berceloteh
Penasaran tentang hal-hal di luar jangkauannya
Bayi prematur 9 bulan
Bayi prematur usia 9 bulan umumnya menunjukkan beberapa perkembangan berikut:
Sudah bisa merangkak ke mana-mana
Meniru suara dan gerakan
Menarik sesuatu agar bisa berdiri
Memahami kata “tidak”
Bayi prematur 12 bulan
Menginjak usia 12 bulan, umumnya bayi prematur sudah mulai menunjukkan banyak perkembangan, di antaranya:
Merembet di sepanjang furnitur
Bisa berdiri sendiri dan mulai belajar melangkah
Mulai bisa bermain dengan anak-anak lain yang seumuran dengannya
Mengambil barang-barang kecil
Menanggapi pertanyaan sederhana, seperti “Ayah mana?”
Mencoba meniru kata-kata yang Anda ucapkan
Melakukan gerakan sederhana, seperti menggelengkan kepala atau melambaikan tangan
Menangis ketika orang tua pergi
Memiliki benda favorit, seperti boneka atau selimut
Bayi prematur 15 bulan
Saat usia 15 bulan, berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan:
Bisa jongkok dan berjalan dengan lancar
Bisa membedakan bentuk
Tahu tiga kata selain Bunda dan Ayah yang digunakan untuk menyebut atau meminta sesuatu
Mencari atau menunjuk gambar di buku
Mengikuti lebih banyak petunjuk
Bayi prematur 18 bulan
Menginjak usia 18 bulan, perkembangan bayi prematur umumnya sebagai berikut:
Bisa berjalan menaiki tangga
Mulai berlari
Bisa membuka pakaian
Minum dari cangkir dan makan dengan sendok
Memiliki kosakata sekitar 18 kata
Bisa mengatakan “tidak” sambil menggelengkan kepala
Menunjuk apa yang dia inginkan
Jika masih bingung, Bunda dan Ayah dapat menyakan kepada dokter anak tentang cara menghitung umur bayi prematur.
Selain itu, jangan segan untuk bertanya kepada dokter mengenai perkembangan dan pertumbuhan Si Kecil, beserta tips untuk mendukung tumbuh kembang serta kesehatannya.













