Kesehatan

10 Cara Menurunkan Berat Badan Ala Kahiyang Ayu yang Bisa Kamu Coba Sekarang!

×

10 Cara Menurunkan Berat Badan Ala Kahiyang Ayu yang Bisa Kamu Coba Sekarang!

Sebarkan artikel ini
Cara Menurunkan Berat Badan
Cara Menurunkan Berat Badan Ala Kahiyang Ayu

Ringkasan Berita

  • Kahiyang mengaku, body-shaming yang sering dialaminya memotivasinya untuk memulai diet.
  • Berikut ini adalah tips diet yang dapat diikuti untuk mencapai berat badan ideal secara sehat dan aman.  Berikut 10 …
  • Idealnya, Anda perlu menurunkan 5-10 persen dari berat badan saat ini untuk memulai perjalanan diet.

TOPIKSERU.COM – Awal 2024 lalu, Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo, menjadi perbincangan hangat setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 30 kilogram.

Perubahan signifikan ini tidak hanya membuatnya tampil lebih segar, tetapi juga menyoroti pentingnya menjalani pola hidup sehat demi kesejahteraan fisik dan mental.

Kahiyang mengaku, body-shaming yang sering dialaminya memotivasinya untuk memulai diet. Namun, hasil yang dicapainya jauh melampaui tujuan awal—ia menemukan cara hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Menurunkan berat badan memang bukan perkara mudah. Diperlukan disiplin, konsistensi, dan pengetahuan tentang metode diet yang benar agar prosesnya aman dan efektif. Berikut ini adalah tips diet yang dapat diikuti untuk mencapai berat badan ideal secara sehat dan aman.  Berikut 10 Cara Menurunkan Berat Badan yang bisa kamu terapkan

1. Mengukur Indeks Massa Tubuh (BMI) untuk Rencana Diet yang Tepat

Langkah pertama dalam program diet yang sehat adalah mengukur Body Mass Index (BMI).

BMI atau indeks massa tubuh adalah cara mudah untuk mengetahui apakah berat badan Anda sudah ideal, terlalu kurus, atau malah berlebih.

Caranya mudah: bagi berat badan (dalam kilogram) dengan tinggi badan (dalam meter) yang sudah dikuadratkan.

Hasilnya akan menunjukkan apakah Anda termasuk dalam kategori underweight, normal, overweight, atau obesitas.

Mengetahui BMI sangat penting untuk menentukan rencana diet yang tepat. Jika BMI menunjukkan angka yang melebihi batas normal, langkah selanjutnya adalah membuat rencana pengurangan berat badan yang realistis.

Idealnya, Anda perlu menurunkan 5-10 persen dari berat badan saat ini untuk memulai perjalanan diet. Selain itu, BMI juga membantu untuk menentukan asupan kalori harian yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan energi.

2. Makan Secukupnya: Menjaga Porsi Tanpa Kelaparan

Diet yang sukses tidak berarti harus menahan lapar sepanjang hari. Makan secukupnya adalah prinsip penting yang harus diterapkan.

Penting untuk tetap mengonsumsi makanan sebanyak 3 hingga 5 kali sehari, dengan porsi yang disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian dan aktivitas fisik Anda.

Makan secara teratur membantu menjaga metabolisme tetap aktif, yang pada akhirnya mempercepat pembakaran kalori.

Salah satu trik yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan piring yang lebih kecil.

Ini akan membantu Anda mengontrol porsi secara alami tanpa merasa kehilangan.

Selain itu, pilih makanan yang rendah kalori namun kaya nutrisi, seperti sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh. Porsi makan yang seimbang juga membantu mencegah lonjakan kadar gula darah, yang sering kali menjadi penyebab lapar berlebihan.

3. Jangan Lewatkan Sarapan untuk Memulai Hari dengan Energi

Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting, terutama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Jangan pernah melewatkan sarapan jika Anda ingin menjalani diet yang sehat. Sarapan yang kaya akan protein dan karbohidrat kompleks membantu menjaga energi Anda sepanjang hari dan mencegah Anda makan berlebihan di siang hari.

Pilihan sarapan yang baik meliputi roti gandum, telur, buah-buahan, dan nasi merah.

Menu ini tidak hanya memberikan energi yang cukup tetapi juga menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Jika Anda melewatkan sarapan, kemungkinan besar Anda akan merasa lapar pada siang hari dan cenderung mengambil porsi makan siang yang lebih besar, yang justru berisiko menambah berat badan.

4. Minum Air Putih Secara Rutin untuk Membantu Pembakaran Lemak

Banyak yang sering mengabaikan pentingnya minum air putih dalam program diet.

Padahal, hidrasi yang baik sangat penting untuk mendukung metabolisme dan proses pembakaran lemak dalam tubuh. Minumlah minimal 2 liter air putih per hari untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mempercepat pembakaran lemak.

Air putih tidak mengandung kalori, sehingga sangat efektif untuk membantu Anda merasa kenyang tanpa menambah asupan kalori.

Selain itu, minum segelas air sebelum makan juga dapat membantu mengontrol nafsu makan, sehingga Anda tidak tergoda untuk makan dalam porsi besar.

Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, proses metabolisme juga akan berjalan lebih optimal.

5. Perbanyak Konsumsi Serat untuk Memperlambat Pencernaan

Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat adalah salah satu cara efektif untuk menurunkan berat badan.

Serat membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama dan tidak mudah lapar. Beberapa sumber makanan yang kaya serat antara lain sayuran hijau, buah-buahan segar, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Makanan berserat tinggi juga membantu meningkatkan fungsi pencernaan dan mencegah sembelit.

Dengan pencernaan yang lancar, penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal, dan Anda akan merasa lebih bertenaga sepanjang hari.

Selain itu, serat juga membantu mengontrol kadar gula darah, yang sangat penting untuk menjaga energi stabil sepanjang hari.

6. Kombinasikan Buah dan Sayur untuk Menyeimbangkan Diet

Buah dan sayur merupakan bagian penting dari setiap program diet yang sehat.

Selain kaya akan serat, buah dan sayur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh.

Konsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang cukup membantu menyeimbangkan asupan kalori dan memberikan rasa kenyang tanpa membuat berat badan bertambah.

Sebagai alternatif nasi atau makanan berkalori tinggi lainnya, buah dan sayur memiliki kandungan kalori yang lebih rendah, namun tetap mengenyangkan.

Dengan demikian, Anda dapat menjaga berat badan ideal tanpa harus merasa lapar berlebihan.

7. Buat Catatan Diet untuk Melacak Kemajuan

Catatan diet berfungsi seperti jurnal harian yang memantau semua asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Dengan mencatat setiap makanan yang Anda makan, Anda dapat melihat pola makan yang mungkin perlu diubah atau disesuaikan.

Catatan ini juga membantu Anda mengetahui apa yang berhasil dan apa yang tidak dalam program diet.

Buatlah catatan diet secara teratur, baik itu di buku harian, aplikasi di smartphone, atau platform lain yang nyaman digunakan.

Dengan mencatat makanan yang Anda konsumsi, Anda akan lebih disiplin dalam menjaga pola makan dan lebih termotivasi untuk mencapai target penurunan berat badan.

8. Hindari Stress Eating untuk Mencegah Kebiasaan Buruk

Stress eating adalah salah satu musuh terbesar dalam program diet. Banyak orang yang makan berlebihan saat merasa stres, yang akhirnya justru menambah berat badan.

Untuk menghindari kebiasaan ini, penting untuk menemukan cara mengelola stres yang lebih sehat, seperti berolahraga ringan, bermeditasi, atau melakukan hobi yang menyenangkan.

Saat merasa stres, cobalah untuk menenangkan diri dengan teknik pernapasan atau aktivitas relaksasi lainnya sebelum tergoda untuk makan. Pilihlah camilan sehat seperti buah atau kacang-kacangan jika Anda benar-benar membutuhkan sesuatu untuk dimakan.

9. Dampingi Diet dengan Olahraga Rutin

Mengatur pola makan saja tidak cukup untuk mencapai berat badan ideal. Olahraga ringan secara rutin sangat dianjurkan untuk mendampingi diet yang sehat.

Aktivitas fisik seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari dapat membantu meningkatkan metabolisme dan membakar kalori lebih efektif.

Olahraga juga membantu memperkuat otot dan menjaga kesehatan jantung, yang sangat penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan.

Jangan memaksakan diri dengan latihan fisik berat, cukup lakukan aktivitas yang ringan namun konsisten untuk mendapatkan hasil terbaik.

10. Atur Pola Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Kualitas dan kuantitas tidur berperan besar dalam kesuksesan diet Anda. Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan hormon ghrelin, yang merangsang rasa lapar, serta menurunkan kadar hormon leptin, yang membuat Anda merasa kenyang.

Oleh karena itu, pastikan Anda tidur setidaknya 7-8 jam per malam agar proses penurunan berat badan berjalan lancar.

Tidur yang cukup juga membantu tubuh melakukan pemulihan dan regenerasi sel, sehingga energi Anda akan lebih stabil sepanjang hari. Dengan pola tidur yang baik, keinginan untuk makan di malam hari juga dapat dikurangi.

Diet yang sehat bukan hanya tentang menurunkan berat badan, tetapi juga menjaga tubuh tetap sehat secara keseluruhan. Dengan mengikuti tips di atas, Anda bisa mencapai berat badan ideal seperti Kahiyang Ayu, yang berhasil menjalani program dietnya dengan disiplin dan konsistensi. (*)

Sumber: Siloamhospitals

https://www.siloamhospitals.com/