Asmara

Gaya Bercinta Mempercepat Kehamilan: 7 Posisi yang Disarankan Ahli Kesuburan, Cocok untuk Malam Jumat

×

Gaya Bercinta Mempercepat Kehamilan: 7 Posisi yang Disarankan Ahli Kesuburan, Cocok untuk Malam Jumat

Sebarkan artikel ini
Kehamilan
Ilustrasi - Gaya bercinta mempercepat kehamilan

Topikseru.com – Banyak pasangan muda mendambakan kehamilan segera setelah menikah. Namun, realitasnya, tak semua pasangan langsung berhasil memperoleh momongan meski frekuensi bercinta tergolong rutin. Salah satu faktor yang sering diabaikan adalah posisi atau gaya saat berhubungan seksual.

Baca Juga  10 Cara Bercinta Agar Cepat Hamil: Langkah Penting yang Sering Diabaikan Suami Istri

Meski tak ada jaminan pasti, sejumlah ahli kesuburan menyebut bahwa posisi tertentu saat berhubungan intim bisa memberi peluang lebih besar terjadinya pembuahan. Tujuannya sederhana, yakni membantu sperma mendekati leher rahim secara optimal.

Gaya Bercinta Mempercepat Kehamilan

Berikut ini tujuh gaya berhubungan intim yang dipercaya dapat membantu mempercepat kehamilan secara alami.

1. Misionaris: Paling Direkomendasikan untuk Pembuahan

Posisi misionaris atau “face-to-face” adalah salah satu gaya seks klasik yang dianggap paling efektif untuk mempercepat kehamilan. Dalam posisi ini, pria berada di atas dan wanita di bawah, memungkinkan penetrasi yang lebih dalam dan mengarahkan ejakulasi lebih dekat ke serviks.

Menambahkan bantal di bawah panggul wanita bisa meningkatkan kenyamanan sekaligus memiringkan posisi rahim agar lebih mudah ditembus sperma. Lakukan dengan tempo perlahan dan lembut untuk menjaga keintiman dan relaksasi.

Baca Juga  10 Manfaat Bercinta Pagi Hari, Dokter Boyke: Gairah Mudah Terpancing...

2. Doggy Style: Alternatif Penetrasi Lebih Dalam

Doggy style juga termasuk gaya yang disarankan dalam program hamil. Dalam posisi ini, wanita merangkak atau tengkurap, sementara pria melakukan penetrasi dari belakang, baik sambil berlutut atau berdiri.

Gaya ini memungkinkan penetrasi yang dalam dan lurus menuju leher rahim. Untuk kenyamanan, pasangan dapat menggunakan bantal di bawah lutut atau menyandarkan tubuh ke sofa. Komunikasi adalah kunci, karena kenyamanan posisi menentukan keberhasilannya.

3. Kaki di Atas Bahu: Dorongan Lebih Dekat ke Serviks

Pada posisi ini, wanita berbaring telentang dan mengangkat kaki ke atas bahu pasangannya. Posisi ini menciptakan sudut penetrasi yang memungkinkan penis masuk lebih dalam.

Selain meningkatkan peluang kehamilan, posisi ini juga memberikan tekanan pada titik rangsang (G-spot), yang bisa meningkatkan gairah dan orgasme. Tidak perlu meluruskan kaki sepenuhnya – menekuk lutut bisa membantu mengurangi ketegangan pada otot.

4. CAT (Coital Alignment Technique): Fokus pada Rangsangan Klitoris

Berbeda dari misionaris biasa, posisi CAT menitikberatkan pada penyesuaian gerakan vertikal dan gesekan untuk merangsang klitoris. Gaya ini dapat meningkatkan kemungkinan orgasme pada wanita – yang menurut beberapa studi dapat membantu dalam proses pembuahan berkat kontraksi rahim.

Baca Juga  Jangan Pernah Lakukan! 7 Kebiasaan Buruk Usai Bercinta, Mood Pasangan Langsung Berantakan

CAT juga membantu pria menghindari ejakulasi dini, sehingga memberi lebih banyak waktu untuk sperma masuk lebih dalam ke saluran reproduksi.

5. Cowgirl Terbalik: Dominasi Wanita untuk Stimulasi G-spot

Gaya cowgirl terbalik dilakukan saat wanita duduk menghadap kaki pria dan memegang kendali atas ritme dan kedalaman penetrasi.

Posisi ini memungkinkan rangsangan G-spot lebih maksimal dan cocok bagi pasangan yang ingin eksplorasi sambil tetap mendukung peluang kehamilan.

Namun, posisi ini memerlukan koordinasi dan fleksibilitas lebih, sehingga penting menjaga komunikasi untuk menghindari cedera atau rasa tidak nyaman.

6. Rear Entry: Versi Lain dari Penetrasi Dalam

Posisi rear entry dilakukan dengan wanita berbaring tengkurap dan pria melakukan penetrasi dari belakang. Posisi ini sangat mirip dengan doggy style namun dengan tubuh yang lebih rileks.

Dengan sudut penetrasi yang baik, posisi ini dapat membantu sperma menjangkau serviks lebih cepat. Bisa juga divariasikan dengan posisi di kursi atau pinggir tempat tidur agar lebih santai.

7. Gunting: Intim dan Estetis

Gaya gunting mungkin jarang disebut, tapi memiliki keunikan tersendiri. Dalam posisi ini, pria dan wanita duduk saling berhadapan sambil menyilangkan kaki.

Meski tidak terlalu dalam dari segi penetrasi, gaya ini membangun kedekatan emosional dan memungkinkan kontak mata langsung, yang memperkuat ikatan psikologis dalam proses kehamilan.

Kehamilan Tidak Sekadar Gaya, Tapi Kualitas dan Waktu

Meski posisi berhubungan intim bisa berperan, keberhasilan pembuahan tetap dipengaruhi banyak faktor – mulai dari masa subur wanita, kualitas sperma, hingga pola hidup sehat.

Berhubungan di masa ovulasi dan menjaga kesehatan fisik serta emosional pasangan tetap menjadi kunci utama.

Jika dalam satu tahun belum terjadi kehamilan, meski sudah mencoba berbagai posisi dan waktu yang tepat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis fertilitas.