Ringkasan Berita
- Di balik citra “pemalu” dan tertutup soal urusan ranjang, para istri ternyata menyimpan fantasi seks yang bisa me…
- Dari Orang Asing hingga Figur Otoritas Salah satu fantasi yang paling sering muncul adalah bercinta dengan orang asing.
- Bagi banyak perempuan, seks juga menjadi ruang imajinasi yang penuh rahasia.
Topikseru.com – Seks bukan sekadar kebutuhan biologis. Bagi banyak perempuan, seks juga menjadi ruang imajinasi yang penuh rahasia. Di balik citra “pemalu” dan tertutup soal urusan ranjang, para istri ternyata menyimpan fantasi seks yang bisa membuat pasangannya terkejut, bahkan tak jarang tabu untuk diungkapkan.
Sejumlah riset menunjukkan bahwa fantasi seksual bukanlah gejala abnormal. Sebaliknya, ia adalah bagian sehat dari kehidupan seksual seseorang.
Meski demikian, di masyarakat konservatif seperti Indonesia, fantasi seks istri sering dipandang sebagai hal yang memalukan.
Dari Orang Asing hingga Figur Otoritas
Salah satu fantasi yang paling sering muncul adalah bercinta dengan orang asing. Imajinasi tentang malam penuh misteri tanpa ikatan emosional ini memberi sensasi kebebasan. “Bagi banyak perempuan, fantasi ini berarti lepas dari penilaian dan ekspektasi,” kata konselor itu.
Selain itu, ada pula fantasi berhubungan dengan figur otoritas—guru, bos, polisi, atau dokter. Fantasi semacam ini berkaitan dengan dinamika kuasa dan rasa mendobrak batasan sosial.
Hasrat yang “Ditonton” dan Threesome
Fenomena lain yang tak kalah mengejutkan adalah fantasi bercinta sambil ditonton orang lain. Meski hanya imajinasi, hal ini berkaitan dengan rasa percaya diri dan kebutuhan untuk merasa diinginkan.
Lebih jauh, ada pula istri yang berfantasi melakukan threesome. Meskipun jarang terwujud dalam realitas, imajinasi ini menempati posisi tinggi dalam daftar “fantasi terlarang” para perempuan.
Seks Kasar hingga Dominasi
Fantasi lain yang sering terlintas adalah seks kasar—bukan dalam konteks menyakiti, melainkan gairah spontan yang agresif. Misalnya, dibaringkan di atas meja kerja atau didesak ke dinding.
Ada juga yang bermimpi menjadi penari striptis untuk pasangan, atau bahkan berperan sebagai dominatrix yang mendominasi di ranjang. Fantasi ini sering muncul sebagai bentuk pembalikan peran, dari patuh menjadi pengendali.
Normal, Tapi Tetap Tabu
Psikolog menyebut, fantasi seksual pada dasarnya wajar. “Fantasi adalah ruang aman, karena tak selalu harus diwujudkan. Yang penting ada komunikasi sehat dengan pasangan,” kata seorang psikolog seks dari Universitas Indonesia.
Namun, di Indonesia, obrolan mengenai seks, apalagi fantasi liar, masih dianggap tabu. Akibatnya, banyak istri memilih menyimpan imajinasi mereka rapat-rapat.










