Ringkasan Berita
- Berikut 5 tempat kuliner legendaris di Medan yang wajib kamu sambangi 1.
- Berdiri sejak 1962 di Jalan Sei Deli, soto daging sapi dengan kuah santan kuning gurihnya selalu ludes sebelum siang.
- Tak heran, banyak yang bilang: belum sah pulang dari Medan kalau belum singgah ke warung makan turun-temurun ini.
Topikseru.com – Kalau Jakarta punya ragam restoran modern dan Yogyakarta punya angkringan ikonik, maka Medan punya satu senjata pamungkas: kuliner legendaris yang bikin lidah bergetar sejak suapan pertama.
Tak heran, banyak yang bilang: belum sah pulang dari Medan kalau belum singgah ke warung makan turun-temurun ini.
Berikut 5 tempat kuliner legendaris di Medan yang wajib kamu sambangi
1. Tip Top Restaurant
Didirikan pada 1934, Tip Top di Jalan Ahmad Yani sudah jadi saksi bisu pertemuan pebisnis, seniman, hingga politikus.
Bangunannya tetap kokoh dengan arsitektur kolonial yang tak banyak berubah. Menu andalan? Cobalah bistik lidah, es krim homemade, dan kue-kue jadul yang jadi primadona sore hari.
2. Rumah Makan Sinar Pagi
Bicara soto Medan, nama Rumah Makan Sinar Pagi tak mungkin luput. Berdiri sejak 1962 di Jalan Sei Deli, soto daging sapi dengan kuah santan kuning gurihnya selalu ludes sebelum siang. Taburan bawang goreng, daun bawang, dan emping melengkapi semangkuk soto yang menggoda lidah.
3. Mie Aceh Titi Bobrok
Kalau lapar di malam hari, Mie Aceh Titi Bobrok jadi tujuan wajib. Meski namanya Aceh, tapi tempat makan di Jalan Setiabudi ini sudah melekat di hati orang Medan.
Mie Aceh kepiting atau daging sapi pedasnya bikin pelanggan rela antre panjang. Bumbu rempahnya meresap sempurna, makin nikmat dengan acar bawang dan emping renyah.
4. Bihun Bebek Kumango
Ingin sarapan atau makan malam? Bihun Bebek Kumango di Jalan Kumango jawabannya. Berdiri lebih dari 70 tahun, kuliner ini menawarkan bihun lembut disiram kaldu bebek hangat, ditabur bawang putih goreng melimpah. Racikan herbal rahasianya membuat sup bihun bebek ini jadi buruan wisatawan.
5. Kedai Kopi Apek
Ngopi di Medan belum lengkap tanpa duduk di Kedai Kopi Apek. Berdiri sejak 1922, kedai di Jalan Hindu ini terkenal dengan kopi tubruk robusta yang disajikan bersama roti srikaya panggang.
Suasananya sederhana, nostalgik, dengan kursi kayu dan cangkir enamel yang menegaskan aura Medan tempo dulu.
Lebih dari Sekadar Makan
Kelima tempat kuliner Medan ini bukan hanya soal rasa. Di sana, kamu juga merasakan kisah, keramahan, dan warisan budaya.
Jadi, sebelum mengepak koper pulang, sempatkan diri berkeliling – nikmati semangkuk soto hangat, seruput kopi tua, dan biarkan lidahmu bercerita tentang kehangatan Medan.








