Topikseru.com – Berikut ini daftar hari baik di bulan Agustus 2025 berdasarkan Primbon Jawa
Menentukan hari baik dalam budaya Jawa bukanlah sekadar memilih tanggal secara acak atau berdasarkan kenyamanan waktu, tetapi merupakan proses yang melibatkan perhitungan tradisional yang kompleks dan sarat makna spiritual.
Dalam masyarakat Jawa, kepercayaan terhadap primbon, weton, dan neptu hari masih sangat kuat, terutama ketika akan menjalankan kegiatan besar dalam hidup seperti menikah, pindah rumah, atau memulai usaha baru.
Primbon adalah kitab kuno warisan leluhur yang memuat berbagai ilmu tentang perhitungan waktu, kepribadian manusia berdasarkan hari kelahiran, serta ramalan kehidupan.
Salah satu bagian penting dalam primbon adalah menentukan “dino apik” atau hari baik yang dipercaya bisa menghadirkan keberuntungan, ketentraman, dan kelancaran dalam setiap langkah hidup.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci hari-hari terbaik di bulan Agustus 2025 berdasarkan hitungan Primbon Jawa. Tujuannya adalah memberikan panduan bagi masyarakat yang ingin menjalankan hajatan besar dengan memilih waktu yang dianggap paling tepat secara spiritual dan budaya.
Baik itu untuk menikah, pindahan rumah, maupun memulai usaha, memilih hari yang selaras dengan energi alam dan perhitungan tradisional dipercaya dapat meminimalkan risiko dan mengundang berkah.
Mengapa Hari Baik Penting dalam Primbon Jawa?
Dalam tradisi masyarakat Jawa, memilih hari baik atau yang disebut sebagai “dino apik” adalah bagian penting dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Bagi masyarakat Jawa, setiap langkah besar dalam hidup seperti pernikahan, pindah rumah, memulai usaha, hingga khitanan atau menempati lahan baru, tidak bisa dilakukan sembarangan.
Salah memilih hari bisa dianggap sebagai pembuka celaka atau penyebab terhalangnya rezeki dan keharmonisan hidup.
Makna Spiritual dan Filosofis
Penentuan hari baik bukan hanya soal waktu, tetapi juga usaha menyelaraskan tindakan manusia dengan energi alam dan waktu ilahi. Ini adalah bentuk kehati-hatian dan ketaatan pada nilai-nilai spiritual yang diyakini mampu menghindarkan seseorang dari hal-hal buruk atau kesialan (ala). Dalam budaya Jawa, waktu memiliki roh dan kekuatan tersendiri, sehingga memperhitungkannya adalah bentuk penghormatan terhadap tatanan kosmos.
Komponen Perhitungan Hari Baik
Penentuan hari baik dalam Primbon Jawa melibatkan sejumlah elemen penting berikut ini:
1. Pasaran Jawa
Pasaran adalah siklus lima hari dalam kalender Jawa yang terdiri dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Setiap pasaran memiliki nilai spiritual tertentu dan dikombinasikan dengan hari dalam seminggu (Senin–Minggu) untuk menghitung neptu.
2. Neptu Hari dan Neptu Pasaran
Neptu adalah angka yang diberikan pada setiap hari dan pasaran. Misalnya, Senin memiliki neptu 4 dan Pahing bernilai 9. Jumlah neptu digunakan untuk mencocokkan kecocokan antara seseorang dengan waktu pelaksanaan hajatan, termasuk juga untuk melihat kemungkinan pengaruh baik atau buruk dari hari tersebut.
3. Weton Kelahiran
Weton adalah gabungan hari dan pasaran saat seseorang lahir. Dalam perhitungan hari baik, weton seseorang, terutama pasangan (untuk pernikahan) atau kepala keluarga (untuk pindahan/usaha), harus dibandingkan dengan neptu hari yang dipilih. Ini bertujuan untuk mencari keseimbangan agar tidak terjadi benturan energi atau “tabrakan weton.”
4. Bulan Penanggalan Jawa dan Hijriah
Selain kalender masehi, masyarakat Jawa juga mempertimbangkan bulan Jawa dan Hijriah. Misalnya, bulan Suro dan Rebo Wekasan sering dihindari karena dipercaya membawa energi berat atau banyak gangguan gaib. Sebaliknya, bulan seperti Rabiul Awal atau Besar dianggap membawa keberkahan.
Dengan memperhatikan semua unsur tersebut, masyarakat Jawa berusaha menyesuaikan waktu terbaik untuk setiap kegiatan besar agar harmonis dengan alam, leluhur, dan takdir. Karena itulah, menentukan hari baik bukan sekadar soal kepercayaan, melainkan juga bentuk kebijaksanaan tradisional yang telah terbukti selama ratusan tahun.
Hari Baik Menikah di Bulan Agustus 2025
| Tanggal Masehi | Pasaran Jawa | Neptu | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 2 Agustus 2025 (Sabtu) | Kliwon | 14 | Hari baik dan tidak ada larangan |
| 6 Agustus 2025 (Rabu) | Pon | 16 | Cocok untuk pernikahan dan akad |
| 11 Agustus 2025 (Senin) | Wage | 13 | Baik untuk resepsi atau acara adat |
| 17 Agustus 2025 (Minggu) | Legi | 10 | Hari bersejarah, penuh semangat |
| 24 Agustus 2025 (Minggu) | Wage | 13 | Hari bersih dan terang untuk memulai keluarga |
Hari Baik Pindah Rumah di Bulan Agustus 2025
| Tanggal | Pasaran | Neptu | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 5 Agustus 2025 (Selasa) | Legi | 13 | Hari cocok untuk menempati rumah baru |
| 12 Agustus 2025 (Selasa) | Pon | 16 | Membawa keberuntungan dan rezeki |
| 20 Agustus 2025 (Rabu) | Kliwon | 14 | Hari terang, baik secara spiritual |
| 28 Agustus 2025 (Kamis) | Wage | 13 | Pindahan lancar dan tenang |
Hari Baik Memulai Usaha di Bulan Agustus 2025
| Tanggal | Pasaran | Neptu | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 Agustus 2025 (Jumat) | Wage | 13 | Awal bulan yang penuh rezeki |
| 7 Agustus 2025 (Kamis) | Kliwon | 14 | Cocok untuk usaha kecil hingga besar |
| 14 Agustus 2025 (Kamis) | Pon | 16 | Diharapkan usaha berkembang pesat |
| 22 Agustus 2025 (Jumat) | Legi | 10 | Pembukaan toko atau usaha rumahan |
Hari Buruk di Bulan Agustus 2025 Menurut Primbon Jawa
Dalam tradisi Primbon Jawa, tidak hanya dikenal konsep hari baik (dino apik), tetapi juga dikenal hari buruk atau yang disebut sebagai “dino ala”.
Hari-hari ini dipercaya memiliki energi negatif, yang bisa mendatangkan kesialan, hambatan, atau gangguan tak kasat mata bila digunakan untuk memulai kegiatan penting seperti pernikahan, pindahan rumah, atau membuka usaha.
Pemilihan waktu yang tidak tepat dalam pandangan budaya Jawa dianggap bisa mengundang pengaruh buruk dari alam gaib, memperbesar kemungkinan konflik, atau menutup pintu rezeki.
Oleh sebab itu, menjauhi hari-hari buruk merupakan bentuk kehati-hatian agar segala niat baik tidak tertutup oleh malapetaka atau keruwetan hidup.
Berikut ini adalah daftar hari buruk di bulan Agustus 2025 menurut perhitungan Primbon Jawa, disertai penjelasan lebih rinci dari masing-masing tanggal:
| Tanggal | Pasaran | Keterangan |
|---|---|---|
| 4 Agustus 2025 (Senin) | Pahing | Termasuk hari naas untuk memulai hal baru |
| 9 Agustus 2025 (Sabtu) | Legi | Hari Suro Kecil, kurang baik untuk pesta |
| 15 Agustus 2025 (Jumat) | Kliwon | Rawan konflik dan kesalahpahaman |
| 18 Agustus 2025 (Senin) | Pon | Hari pantangan nikah menurut beberapa kepercayaan Jawa |
| 27 Agustus 2025 (Rabu) | Legi | Tidak cocok untuk pindahan atau akad |
| 30 Agustus 2025 (Sabtu) | Pon | Hari gendhing setan, hindari memulai usaha |
Catatan: Hari buruk bisa bervariasi tergantung pada weton dan tujuan kegiatan. Sebaiknya dikonsultasikan langsung pada ahli Primbon untuk lebih akurat.
Tips Memilih Hari Baik Sesuai Weton
-
Konsultasikan dengan ahli primbon atau orang tua yang paham tradisi.
-
Cocokkan neptu pasangan (untuk menikah) atau neptu kepala keluarga (untuk pindahan/usaha).
-
Hindari hari naas seperti Rebo Wekasan, Senin Pahing, atau Sabtu Pon bila jatuh di bulan tersebut.
Menentukan hari baik di bulan Agustus 2025 menurut Primbon Jawa adalah upaya menjaga keharmonisan dan kelancaran hidup. Dengan menghindari hari buruk dan memilih waktu yang tepat, harapan untuk kebahagiaan, rezeki, dan kedamaian hidup akan lebih terbuka.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang sedang merencanakan momen penting dalam hidupmu! (*)












