Topikseru.com – Temukan kecocokan jodoh kamu dan pasangan melalui ramalan jodoh kalender Jawa Agustus 2025. Hitung weton, neptu, dan lihat hasilnya sesuai primbon Jawa
Dalam kehidupan masyarakat Jawa, pemahaman tentang ramalan jodoh berdasarkan weton dan kalender Jawa telah menjadi bagian penting dari tradisi leluhur yang terus dilestarikan hingga saat ini.
Bukan sekadar kepercayaan turun-temurun, namun perhitungan ini dianggap sebagai pedoman untuk menilai kecocokan pasangan secara spiritual, emosional, dan bahkan materiil.
Memasuki bulan Agustus 2025, banyak pasangan—baik yang baru memulai hubungan maupun yang sudah merencanakan pernikahan—mencari tahu kecocokan jodoh mereka melalui penanggalan Jawa.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap untuk memahami dan menghitung ramalan jodoh menurut kalender Jawa Agustus 2025, dengan penjelasan mendalam dan contoh konkret agar mudah dipahami.
Apa Itu Weton dan Mengapa Penting dalam Perhitungan Jodoh
Weton adalah kombinasi antara hari lahir (dina) dan pasaran Jawa dari seseorang. Dalam budaya Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai numerik tertentu yang disebut neptu. Gabungan nilai dari hari dan pasaran inilah yang menjadi dasar untuk menilai karakter dan nasib seseorang, termasuk dalam hal perjodohan.
Mengapa Weton Dianggap Penting dalam Ramalan Jodoh?
-
Menentukan kecocokan energi antara dua individu.
Setiap manusia dipercaya memiliki energi spiritual yang dipengaruhi oleh hari dan pasaran lahirnya. Ketika dua energi bertemu, bisa harmonis atau saling bertolak belakang. -
Menghindari konflik jangka panjang.
Berdasarkan hasil perhitungan, pasangan dengan kecocokan rendah bisa lebih waspada dan memperkuat komunikasi agar hubungan tidak mudah goyah. -
Panduan dalam memilih hari pernikahan yang baik.
Banyak keluarga Jawa yang masih mengandalkan perhitungan weton untuk menentukan hari baik dalam pernikahan agar mendapatkan restu semesta.
Tabel Lengkap Neptu Hari dan Pasaran
Untuk menghitung weton, berikut nilai neptu masing-masing hari dan pasaran:
Neptu Hari Lahir (Dina):
| Hari | Neptu |
|---|---|
| Minggu | 5 |
| Senin | 4 |
| Selasa | 3 |
| Rabu | 7 |
| Kamis | 8 |
| Jumat | 6 |
| Sabtu | 9 |
Neptu Pasaran Jawa:
| Pasaran | Neptu |
|---|---|
| Legi | 5 |
| Pahing | 9 |
| Pon | 7 |
| Wage | 4 |
| Kliwon | 8 |
Contoh: Jika seseorang lahir pada Kamis Kliwon, maka neptunya adalah 8 (Kamis) + 8 (Kliwon) = 16.
Daftar Weton Lengkap di Kalender Jawa Agustus 2025
Berikut adalah beberapa tanggal penting dalam kalender Jawa bulan Agustus 2025:
-
1 Agustus 2025 – Jumat Legi
-
2 Agustus 2025 – Sabtu Pahing
-
3 Agustus 2025 – Minggu Pon
-
4 Agustus 2025 – Senin Wage
-
5 Agustus 2025 – Selasa Kliwon
-
6 Agustus 2025 – Rabu Legi
-
7 Agustus 2025 – Kamis Pahing
-
8 Agustus 2025 – Jumat Pon
-
9 Agustus 2025 – Sabtu Wage
-
10 Agustus 2025 – Minggu Kliwon
-
11 Agustus 2025 – Senin Legi
-
12 Agustus 2025 – Selasa Pahing
-
13 Agustus 2025 – Rabu Pon
-
14 Agustus 2025 – Kamis Wage
-
15 Agustus 2025 – Jumat Kliwon
-
(dan seterusnya hingga 31 Agustus)
Cara Menghitung Kecocokan Jodoh Berdasarkan Weton
Langkah-langkah praktis untuk menghitung kecocokan jodoh:
-
Cari tahu hari dan pasaran lahir kedua pasangan.
-
Jumlahkan nilai neptu masing-masing.
-
Totalkan neptu dari kedua pasangan.
-
Bandingkan hasilnya dengan kategori ramalan primbon Jawa.
Makna Total Neptu dalam Ramalan Jodoh
| Total Neptu | Kategori | Makna |
|---|---|---|
| 7, 13, 20, 27, 34 | Pegat | Hubungan rentan pisah jika tidak dijaga dengan komunikasi dan pengertian |
| 8, 15, 22, 29, 36 | Ratu | Pasangan sangat cocok, saling melengkapi, berpeluang bahagia lahir batin |
| 9, 16, 23, 30, 37 | Jodoh | Sudah ditakdirkan berjodoh, bisa melalui suka duka bersama |
| 10, 17, 24, 31, 38 | Topo | Banyak rintangan, tapi makin kuat jika bisa bersabar dan bersyukur |
| 11, 18, 25, 32, 39 | Tinari | Membawa rezeki, keharmonisan dan kemakmuran |
| 12, 19, 26, 33, 40 | Padu | Sering bertengkar kecil, tapi tetap ada ikatan batin yang kuat |
| 14, 21, 28, 35, 42 | Sujanan | Salah satu pasangan berpotensi mudah tergoda oleh pihak ketiga |
Contoh Kasus: Ramalan Pasangan Berdasarkan Weton
Kasus 1: Pasangan Lahir Rabu Pon dan Jumat Wage
-
Rabu Pon = 7 (Rabu) + 7 (Pon) = 14
-
Jumat Wage = 6 (Jumat) + 4 (Wage) = 10
-
Total = 14 + 10 = 24
-
Hasil: Topo
Artinya hubungan ini akan menghadapi berbagai cobaan. Namun dengan niat kuat dan komitmen, pasangan ini bisa tetap langgeng dan bahagia.
Kasus 2: Pasangan Lahir Minggu Kliwon dan Senin Legi
-
Minggu Kliwon = 5 + 8 = 13
-
Senin Legi = 4 + 5 = 9
-
Total = 13 + 9 = 22
-
Hasil: Ratu
Kategori ini adalah yang paling baik dalam ramalan jodoh Jawa. Mereka digambarkan sebagai pasangan ideal yang saling melengkapi dan menebar kebahagiaan.
Mengapa Ramalan Weton Masih Relevan di Zaman Modern
Walaupun hidup di era digital dan rasional, tradisi weton tetap diminati karena:
-
Sebagai refleksi spiritual.
Membantu individu mengenal diri dan pasangan dari sisi kepribadian mendalam. -
Menjaga warisan budaya.
Budaya Jawa yang kaya dan filosofis perlu dijaga agar tak tergerus zaman. -
Menjadi bahan diskusi keluarga.
Banyak pernikahan adat Jawa tetap menggunakan weton sebagai syarat restu keluarga.
Tips Menyikapi Ramalan Jodoh Secara Bijak
-
Jadikan sebagai referensi, bukan penentu mutlak.
Gunakan hasil ramalan sebagai motivasi untuk memperkuat hubungan, bukan alasan untuk mundur. -
Komunikasi dan keterbukaan lebih penting.
Tidak ada hubungan yang berhasil tanpa komunikasi. Ramalan hanya membantu menyorot potensi konflik. -
Konsultasi dengan ahli kejawen atau sesepuh.
Jika ingin lebih mendalam, diskusi dengan tokoh spiritual atau pinisepuh sangat disarankan. -
Jangan takut jika hasilnya buruk.
Banyak pasangan dengan hasil pegat atau sujanan tetap langgeng karena usaha bersama membangun cinta dan kepercayaan.
Ramalan jodoh berdasarkan kalender Jawa Agustus 2025 merupakan panduan penting dalam budaya perjodohan tradisional yang masih relevan hingga kini. Perhitungan weton tidak hanya menggambarkan kecocokan secara lahiriah, tapi juga menyentuh sisi batin dan spiritual sebuah hubungan.
Namun pada akhirnya, cinta sejati dibangun bukan oleh neptu semata, tapi oleh komitmen, komunikasi, dan ketulusan hati.












