Keluarga

Bayi Jatuh dari Tempat Tidur? Ini Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan Orang Tua

×

Bayi Jatuh dari Tempat Tidur? Ini Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan Orang Tua

Sebarkan artikel ini
bayi jatuh dari tempat tidur
Panduan Lengkap Menangani Bayi Jatuh dari Kasur, Orang Tua Wajib Tahu. Foto: unsplash.com

Topikseru.com – Peristiwa bayi jatuh dari tempat tidur kerap membuat orang tua panik, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengalaminya. Meski terlihat sepele, benturan pada bayi tidak boleh dianggap remeh.

Orang tua perlu mengetahui langkah pertolongan pertama sebelum membawa Si Kecil ke fasilitas kesehatan.

Panduan Lengkap Menangani Bayi Jatuh dari Kasur, Orang Tua Wajib Tahu

Bayi yang mulai aktif berguling, merangkak, hingga belajar berdiri memang memiliki risiko lebih tinggi untuk terjatuh.

Situasi tersebut bisa menyebabkan memar, luka ringan, hingga cedera yang lebih serius. Karena itu, ketenangan orang tualah yang menjadi kunci penanganan awal.

1. Tenangkan Bayi dan Cek Kondisinya

Jika setelah jatuh bayi langsung menangis, itu sebenarnya pertanda baik. Artinya refleks dan kesadarannya masih normal. Orang tua dianjurkan untuk menenangkan Si Kecil terlebih dahulu sambil mengalihkan perhatiannya.

Saat bayi mulai lebih tenang, lakukan pemeriksaan cepat pada kepala, wajah, tubuh, dan anggota geraknya. Pastikan tidak ada luka terbuka, memar besar, atau tanda cedera lain.

2. Jika Ada Luka, Segera Bersihkan

Apabila terlihat luka atau goresan, orang tua wajib membersihkannya dengan cara yang benar.

  • Cuci tangan terlebih dahulu agar luka tidak terkontaminasi bakteri.
  • Basuh darah dan kotoran menggunakan air bersih.
  • Tekan lembut dengan kasa steril hingga perdarahan berhenti.
  • Jika darah masih mengalir, tekan sedikit lebih kuat selama ±5 menit.
  • Oleskan salep antibakteri untuk mencegah infeksi.
  • Perban harus diganti setiap hari agar luka cepat pulih dan tetap kering.

3. Kompres Dingin Jika Ada Bengkak atau Benjol

Bengkak atau benjol di kepala maupun tubuh bisa ditangani dengan kompres dingin.

Gunakan es yang dibungkus kain – tidak langsung mengenai kulit – untuk meredakan pembengkakan sekaligus mengurangi rasa sakit.

4. Pantau Kondisi Bayi Selama 24 Jam

Setelah mengalami jatuh, orang tua harus melakukan pengawasan ekstra selama satu hari penuh.

Jika bayi kembali aktif dan tampak normal, kondisinya kemungkinan aman.

Namun, waspadalah jika muncul tanda-tanda berikut:

  • Bayi sempat pingsan atau tidak responsif
  • Muntah berulang
  • Kejang
  • Sesak napas
  • Memar besar di area kepala atau tubuh
  • Luka terbuka atau diduga patah tulang
  • Keluar darah dari hidung, mulut, atau telinga

Jika salah satu gejala tersebut terlihat, bayi harus segera dibawa ke IGD untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mencegah Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

Agar kejadian serupa tidak terulang, berikut langkah pencegahannya:

  • Jangan meninggalkan bayi sendirian di atas kasur tanpa pengawasan.
  • Pastikan lantai bebas benda yang berpotensi membuat penggendong terpeleset.
  • Gunakan crib atau tempat tidur khusus bayi, bukan kasur dewasa.
  • Pilih kasur yang aman dan tidak terlalu tinggi.
  • Hindari menaruh mainan di atas kasur yang bisa membuat bayi gelisah atau bergerak terlalu aktif.

Bayi jatuh dari tempat tidur memang bisa membuat orang tua panik.

Namun, penanganan yang tepat, mulai dari menenangkan bayi, memeriksa luka, hingga memantau kondisinya, adalah langkah terbaik sebelum memastikan apakah perlu tindakan medis lebih lanjut.

Jika muncul gejala bahaya, jangan menunda untuk membawa Si Kecil ke rumah sakit.