Topikseru.com, Medan – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Medan terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah pelatihan keterampilan barbershop yang digelar di area pembinaan kerja lapas pada Sabtu (14/03/2026).
Program ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha maupun pekerjaan setelah mereka kembali ke masyarakat.
Bekal Keterampilan untuk Hidup Mandiri
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, mengatakan pelatihan barbershop merupakan bagian dari komitmen lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang produktif bagi warga binaan.
Menurutnya, keterampilan kerja menjadi salah satu bekal penting agar para WBP mampu menjalani kehidupan mandiri setelah bebas.
“Melalui pelatihan keterampilan ini, kami berharap warga binaan memiliki kemampuan yang bisa menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Fonika.
Belajar Teknik Dasar Hingga Praktik Pangkas Rambut
Dalam program tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk mempelajari berbagai teknik dasar hingga praktik langsung memangkas rambut.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelatihan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi sesama warga binaan yang membutuhkan layanan pangkas rambut di dalam lapas.
“Melalui kegiatan tersebut, WBP mendapatkan kesempatan untuk belajar teknik dasar hingga praktik memangkas rambut sebagai bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti,” katanya.
Antusiasme Warga Binaan Jelang Lebaran
Menjelang Hari Raya Idulfitri, layanan pangkas rambut di dalam lapas juga mengalami peningkatan peminat.
Sejumlah warga binaan tampak antusias memanfaatkan fasilitas tersebut untuk merapikan penampilan agar terlihat lebih bersih dan rapi saat menyambut hari raya.
Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi warga binaan yang memiliki minat di bidang tata rambut untuk mengembangkan kemampuan mereka secara lebih serius.
Didampingi Petugas Pembinaan
Selama pelaksanaan pelatihan, petugas pembinaan kerja lapas turut melakukan pengawasan dan pendampingan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan secara tertib, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi para warga binaan.
Melalui program pembinaan kemandirian seperti ini, pihak lapas berharap warga binaan dapat memperoleh keterampilan praktis yang dapat membuka peluang usaha baru setelah mereka menyelesaikan masa pidana.












