Nasional

Kabar Gembira, Pemerintah Buka Beasiswa Patriot S2 dan S3: Kuota 1.500 di 10 Perguruan Tinggi Utama

×

Kabar Gembira, Pemerintah Buka Beasiswa Patriot S2 dan S3: Kuota 1.500 di 10 Perguruan Tinggi Utama

Sebarkan artikel ini
KIP Kuliah 2025
Ilustrasi - Beasiswa KIP Kulaih Mandiri 2025

Ringkasan Berita

  • Tak tanggung-tanggung, kuota 1.500 beasiswa disiapkan untuk jenjang S2 dan S3.
  • Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan langkah tak biasa.
  • Belajar Langsung di Lokasi Berbeda dari program beasiswa pada umumnya, Beasiswa Patriot menggabungkan studi kampus de…

Topikseru.com – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara resmi mengumumkan program Beasiswa Patriot untuk mendukung penguatan sentra pangan di wilayah transmigrasi.

Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan langkah tak biasa. Tak tanggung-tanggung, kuota 1.500 beasiswa disiapkan untuk jenjang S2 dan S3.

“Ada sekitar 1.500 (kuota) beasiswa yang kami sediakan untuk S2 dan S3,” kata Iftitah di Jakarta, Kamis (17/7).

Sentra Pangan di Tengah Kawasan Transmigrasi

Langkah ini sejalan dengan Nota Kesepahaman Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Pertanian yang diteken Januari lalu.

Tujuannya untuk mendorong kawasan transmigrasi menjadi pusat sentra pangan berbasis komoditas unggulan seperti padi, kopi, hasil kebun, dan potensi maritim seperti perikanan.

“Kami ingin sesuai dengan MoU yang sudah kami tandatangani dengan Kementerian Pertanian, mendorong sentra-sentra pangan,” kata Mentrans.

Belajar Langsung di Lokasi

Berbeda dari program beasiswa pada umumnya, Beasiswa Patriot menggabungkan studi kampus dengan praktik lapangan di kawasan transmigrasi.

Mahasiswa terpilih akan terdaftar di 10 perguruan tinggi utama dengan penekanan riset langsung di wilayah transmigrasi.

“Sehingga mereka bisa melakukan penyesuaian, perimbangan antara teori dengan praktik di lapangan,” ujar Iftitah.

Lewat skema ini, pemerintah berharap lahir generasi intelektual terapan yang paham seluk-beluk kebutuhan riil di lapangan dan mampu menawarkan solusi konkret bagi pembangunan ekonomi lokal.

Berpacu Menuju Swasembada Pangan 2027

Kerja sama dua kementerian ini menargetkan tercapainya swasembada pangan pada 2027, sesuai visi Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, klaster pertanian modern di desa-desa transmigrasi akan dibangun sebagai episentrum ekonomi baru.

Tak hanya sumber daya manusia, Kementan pun menyiapkan alat mesin pertanian untuk mendukung produktivitas petani di wilayah transmigrasi.

Dengan Beasiswa Patriot, pemerintah ingin transmigrasi tak hanya memindahkan penduduk, tapi juga menggerakkan ekonomi berbasis pangan modern. Kata kunci: Beasiswa Patriot, Sentra Pangan, Kawasan Transmigrasi, Swasembada Pangan 2027 — menjadi napas segar di tengah tantangan krisis pangan global.

“Kami berharap generasi baru ini akan menjadi motor transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan,” tutup Iftitah.