Ringkasan Berita
- Sebuah lembar kecil yang sarat makna sejarah kini resmi hadir untuk memeriahkan HUT RI ke-80.
- Namun, bagi para kolektor, bersiaplah, edisi perdananya hanya dicetak 500 set saja.
- Menurut Fadli, jumlah yang terbatas ini bukan sekadar strategi distribusi, tapi juga upaya menjaga nilai eksklusif da…
Topikseru.com – Kementerian Kebudayaan meluncurkan prangko edisi khusus bertema “Para Pendiri Bangsa”, menampilkan 79 tokoh yang berjasa dalam mengupayakan kemerdekaan Indonesia. Sebuah lembar kecil yang sarat makna sejarah kini resmi hadir untuk memeriahkan HUT RI ke-80.
Namun, bagi para kolektor, bersiaplah, edisi perdananya hanya dicetak 500 set saja.
“Prangko sementara ini kita cetak 500 set. Jadi spesial gitu ya,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam temu media di Jakarta, Selasa (11/8/2025).
Menurut Fadli, jumlah yang terbatas ini bukan sekadar strategi distribusi, tapi juga upaya menjaga nilai eksklusif dari prangko tersebut.
Kerja sama dengan PT Pos Indonesia akan memastikan seri khusus ini sampai ke tangan publik, sementara distribusi awal akan dilakukan melalui Museum Nasional dan Museum Naskah Proklamasi di Jakarta.
Bukan Sekadar Prangko, Tapi Sejarah yang Dicetak
Setiap set prangko dilengkapi booklet berisi informasi tentang 79 tokoh pendiri bangsa, mulai dari anggota BPUPKI hingga tokoh-tokoh penting yang mengukir jalan menuju proklamasi kemerdekaan.
Fadli menjelaskan, proses pembuatannya tidak mudah.
“Gambar para tokoh pendiri bangsa harus diproses ulang layaknya membuat gambar atau aksen pada mata uang rupiah,” ungkapnya.
Prangko Sebagai Nilai Edukasi dan Promosi Sejarah
Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan, Restu Gunawan, menegaskan bahwa prangko ini tak hanya untuk menghormati jasa para pendiri bangsa, tetapi juga berfungsi sebagai sarana promosi sejarah Indonesia.
“Juga menjadi sarana promosi dan edukasi tentang peran dan jasa para tokoh bangsa khususnya generasi muda Indonesia dan masyarakat internasional,” kata Restu.
Prangko “Para Pendiri Bangsa” menjadi lebih dari sekadar benda koleksi. Ia adalah pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari gagasan, perjuangan, dan pengorbanan.
Dengan jumlah cetakan yang terbatas, setiap lembar prangko ini menyimpan nilai sejarah sekaligus eksklusivitas yang akan membuatnya diburu para kolektor filateli dan pencinta sejarah.







