Nasional

Prabowo Subianto Tegas Soal Kematian Affan Kurniawan: Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan

×

Prabowo Subianto Tegas Soal Kematian Affan Kurniawan: Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto Angkat Suara Soal Kasus Meninggalnya Pengemudi Ojek Online, Affan Kurniawan (Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Ringkasan Berita

  • Presiden Prabowo Subianto pun akhirnya angkat suara, menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap insiden tersebut.
  • Kejadian ini tidak hanya menimbulkan duka mendalam, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar terkait penanganan aksi …
  • Affan Kurniawan dikenal sebagai seorang pengemudi ojek online yang sehari-hari mencari nafkah untuk keluarganya.

Topikseru.com – Peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, usai aksi demonstrasi yang berujung ricuh, menjadi tragedi yang mengguncang perhatian publik Indonesia.

Kejadian ini tidak hanya menimbulkan duka mendalam, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar terkait penanganan aksi massa oleh aparat keamanan.

Presiden Prabowo Subianto pun akhirnya angkat suara, menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap insiden tersebut.

Siapa Affan Kurniawan dan Bagaimana Kronologi Kejadian?

Affan Kurniawan dikenal sebagai seorang pengemudi ojek online yang sehari-hari mencari nafkah untuk keluarganya.

Pada malam demonstrasi yang digelar untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, ia berada di sekitar lokasi aksi setelah mengantat order makanan.

Namun, situasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi ricuh ketika terjadi bentrokan antara massa dan aparat.

Di tengah kekacauan tersebut, Affan menjadi korban.

Laporan awal menyebutkan bahwa ia mengalami luka serius akibat bentrokan, hingga akhirnya meninggal dunia.

Kejadian ini sontak menimbulkan gelombang simpati dan kemarahan publik, terutama dari kalangan sesama pengemudi ojek online dan masyarakat luas

Menanggapi tragedi ini, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan resmi melalui video pada Jumat (29/8).

Ia mengaku terkejut dan kecewa terhadap tindakan aparat yang dinilai berlebihan dalam menangani aksi demonstrasi tersebut.

“Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir tindakan aparat yang melampaui batas kewajaran dan aturan hukum. Ia menambahkan bahwa sanksi keras akan diberikan kepada pihak-pihak yang terbukti bersalah.

Sebelum menyampaikan sikap tegas pemerintah, Prabowo lebih dulu menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Affan.

“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sedih atas peristiwa ini,” ujar Prabowo.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga almarhum, termasuk memberikan perhatian penuh kepada orang tua serta saudara-saudaranya. Hal ini menjadi bentuk tanggung jawab negara untuk memberikan rasa aman kepada rakyatnya.

Prabowo menegaskan bahwa penyelidikan terhadap insiden ini akan dilakukan secara tuntas dan transparan. Pemerintah berkomitmen agar kasus ini tidak berhenti di tengah jalan dan akan diawasi dengan ketat.

Langkah ini penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Prabowo memastikan, siapa pun yang terlibat dan terbukti bersalah akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku, tanpa ada pengecualian.

Baca Juga  Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera, Prabowo: Ini Hasil Kerja Sama dan Kerja Keras Kita Semua!

Seruan Menjaga Ketertiban dan Tidak Terprovokasi

Dalam pernyataannya, Prabowo juga menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk menciptakan kerusuhan.

“Ada unsur-unsur yang selalu ingin membuat huru-hara, yang ingin chaos. Saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan bangsa kita,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa aspirasi harus disampaikan melalui cara yang sah, bukan dengan kekerasan atau tindakan anarkis yang dapat merugikan semua pihak.

Insiden meninggalnya Affan Kurniawan terjadi setelah sebuah demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi ricuh. Bentrokan antara aparat dan massa tidak dapat dihindari, hingga memakan korban jiwa.

Meninggalnya seorang pengemudi ojek online dalam peristiwa ini menambah daftar panjang korban sipil yang jatuh dalam aksi unjuk rasa di Indonesia. Tragedi ini memunculkan gelombang simpati dan kemarahan publik, terutama di media sosial.

Reaksi Publik dan Desakan Transparansi

Publik menuntut agar kasus ini tidak ditutup-tutupi dan aparat yang bertanggung jawab segera diproses hukum. Tagar #KeadilanUntukAffan menjadi trending di berbagai platform media sosial, sebagai bentuk solidaritas masyarakat.

Berbagai kalangan menilai bahwa kejadian ini menjadi ujian besar bagi kepemimpinan Prabowo Subianto. Respons cepat dan tegas dari pemerintah diharapkan mampu meredakan keresahan publik dan mengembalikan rasa keadilan.

Prabowo menegaskan kembali bahwa pemerintah berada di sisi rakyat dan siap memberikan perlindungan penuh. Keluarga korban tidak akan dibiarkan berjuang sendirian.

Ia berjanji pemerintah akan memberikan bantuan sosial, jaminan hidup, serta perhatian khusus agar keluarga almarhum tetap mendapatkan penghidupan yang layak. Komitmen ini menjadi bentuk nyata bahwa negara hadir di tengah rakyat dalam situasi sulit.

Dari insiden ini, Prabowo memberikan pesan penting bahwa bangsa Indonesia harus selalu menjaga persatuan, ketertiban, dan mengedepankan dialog damai dalam menyampaikan aspirasi.

Ia mengingatkan bahwa provokasi hanya akan membawa kerugian dan perpecahan. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi isu-isu yang beredar, terutama yang disebarkan melalui media sosial.

Kasus meninggalnya Affan Kurniawan menjadi sorotan nasional yang mendalam. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas, memberikan keadilan bagi korban, serta menindak aparat yang bertanggung jawab.

Selain itu, pemerintah juga memastikan perlindungan dan jaminan hidup bagi keluarga almarhum sebagai bentuk tanggung jawab negara. Seruan untuk menjaga ketenangan, tidak terprovokasi, serta menyampaikan aspirasi dengan cara yang sah menjadi pesan penting bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)