Nasional

DPR Desak Polisi Ungkap Tiga Orang Hilang Usai Demonstrasi Agustus 2025

×

DPR Desak Polisi Ungkap Tiga Orang Hilang Usai Demonstrasi Agustus 2025

Sebarkan artikel ini
DPR
Ilustrasi - Aksi demonstrasi masyarakat pada tanggal 1 September 2025 di Kota Medan,Sumatera Utara. Rabu(10/9/2025) Topikseru.com/Agus Sinaga

Topikseru.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mendesak negara melalui kepolisian segera menemukan dan menjelaskan keberadaan tiga orang yang dikabarkan hilang usai aksi demonstrasi pada akhir Agustus 2025.

“Negara, dalam hal ini kepolisian, perlu menjelaskan bagaimana peristiwa itu terjadi serta penyebab adanya orang yang hilang tersebut. Ini adalah tugas negara,” kata Andreas Hugo di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Peringatan Jangan Ulangi Masa Kelam

Andreas mengingatkan agar kasus orang hilang tidak kembali berulang seperti pada masa lalu.

“Jangan sampai kasus orang hilang terulang kembali seperti yang terjadi pada masa silam. Ada orang-orang hilang pada masa lalu dan sampai sekarang belum ditemukan keberadaannya,” ujarnya.

Menurut dia, keterbukaan informasi dan penjelasan resmi dari aparat sangat penting demi menghindari spekulasi publik serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi

Selain mendesak kepolisian, Andreas juga menyoroti langkah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang telah membentuk tim investigasi. Ia menekankan bahwa tim pencari fakta itu harus bekerja secara independen.

“Tim pencari faktanya harus independen, dan kita harap Komnas HAM mengerjakan itu secara independen,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyebut laporan orang hilang masih bersifat dinamis. Namun, hingga kini terdapat tiga orang yang belum ditemukan sejak aksi demonstrasi pada 31 Agustus 2025, yaitu:

  • Bima Permana Putra
  • Muhammad Farhan Hamid
  • Reno Syaputradewo

Polisi Buka Hotline

Kepolisian meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka segera melapor melalui hotline di nomor 0812-8559-9191. Pihak berwenang juga berjanji akan menindaklanjuti setiap informasi yang masuk.

Kasus tiga orang hilang ini menambah sorotan publik terhadap praktik penanganan aksi demonstrasi di Indonesia.

Banyak pihak menilai keterbukaan informasi dan percepatan investigasi akan menjadi kunci untuk mencegah kecurigaan terulangnya praktik penghilangan orang secara paksa yang pernah menghantui masa lalu.