Nasional

Tim Reformasi Polri Dibentuk, Mensesneg: Keppres Disiapkan, Ketua Belum Ditunjuk

×

Tim Reformasi Polri Dibentuk, Mensesneg: Keppres Disiapkan, Ketua Belum Ditunjuk

Sebarkan artikel ini
Reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyaksikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri (kiri) menandatangani dokumen pada acara pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Ringkasan Berita

  • Tim tersebut dibentuk untuk melakukan evaluasi sekaligus perbaikan kinerja dan pelayanan di tubuh Kepolisian Negara R…
  • "Keinginan Presiden adalah memperkuat profesionalisme Polri.
  • Dukungan dari Publik Sipil Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihz…

Topikseru.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Tim Komite Reformasi Polri akan mulai bekerja pada pekan ini.

Tim tersebut dibentuk untuk melakukan evaluasi sekaligus perbaikan kinerja dan pelayanan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Keinginan Presiden adalah memperkuat profesionalisme Polri. Kita semua mencintai institusi kepolisian, tetapi ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan dan evaluasi,” ujar Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Ketua Tim Belum Ditentukan

Prasetyo menegaskan, meski nama-nama anggota sudah mulai disusun, pemerintah belum menetapkan ketua tim.

Hal ini sekaligus menepis spekulasi yang menyebut mantan Menko Polhukam Mahfud MD akan memimpin tim tersebut.

“Belum ditunjuk ketuanya. Baru disusun anggotanya,” ucapnya.

Instrumen hukum berupa Keputusan Presiden (Keppres) tengah dipersiapkan, dan pemerintah menargetkan pengumuman resmi dilakukan dalam minggu ini.

Baca Juga  Presiden Prabowo Tinjau Korban Banjir Bali di Pasar Badung, Janji Perbaiki Rumah Warga

“Tunggu, insya Allah dalam minggu ini,” tambahnya.

Dukungan dari Publik Sipil

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra juga menyebut Presiden Prabowo sudah menyiapkan Keppres pembentukan tim dan akan segera melantik anggotanya.

Usulan pembentukan tim reformasi Polri pertama kali disampaikan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) pada 11 September 2025.

Organisasi lintas tokoh bangsa itu mengharapkan tim diisi oleh figur-figur penting, termasuk mantan Kapolri, mantan Kompolnas, perwakilan masyarakat sipil, dan Komnas HAM.

Tokoh-tokoh GNB yang hadir saat itu antara lain Sinta Nuriyah Wahid, Alissa Wahid, Quraish Shihab, Pendeta Gomar Gultom, Romo Franz Magnis-Suseno, Komaruddin Hidayat, Bhikkhu Dhanmasubho, dan Laode M. Syarif.

Alissa Wahid menekankan pentingnya tim dipimpin langsung oleh pemerintah, misalnya menteri terkait, agar kinerjanya berjalan efektif.

Pemerintah berharap reformasi Polri dapat berjalan lancar dan menghasilkan perubahan nyata di institusi kepolisian.

“Kami berharap masyarakat juga mendukung dengan doa agar reformasi ini bisa membawa kebaikan bagi Polri dan bangsa,” kata Prasetyo.