Ringkasan Berita
- "(Kami fokuskan) bagaimana pulau itu swasembada beras," tegas Amran usai serah terima jabatan dari Arief Prasetyo Adi…
- Langkah ini dinilai penting untuk menekan inflasi, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat kemandirian pangan nasional.
- Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Kendalikan Inflasi Pangan Menurut Amran, keberhasilan swasembada di beberapa wilayah te…
Topikseru.com – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman pasang target besar, yakni seluruh pulau di Indonesia harus swasembada pangan.
Langkah ini dinilai penting untuk menekan inflasi, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat kemandirian pangan nasional.
“(Kami fokuskan) bagaimana pulau itu swasembada beras,” tegas Amran usai serah terima jabatan dari Arief Prasetyo Adi di Kantor Bapanas, Jakarta, Senin (13/10/2025).
Dari Kalimantan hingga Jawa, Pulau Demi Pulau Didorong Swasembada
Amran mencontohkan Kalimantan, yang dulunya bergantung pasokan beras dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Kini, pulau tersebut berhasil memenuhi kebutuhan berasnya sendiri.
Kemandirian pangan di tingkat pulau ini berdampak langsung pada biaya logistik antarwilayah.
“Dia yang ngangkut ini ditanggung masyarakat kan? Sekarang kita swasembada, jadi bisa hemat biaya logistik dan harga lebih stabil,” jelas Amran.
Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Kendalikan Inflasi Pangan
Menurut Amran, keberhasilan swasembada di beberapa wilayah telah membuat inflasi pangan terkendali, bahkan menempatkan Indonesia di posisi lima besar terbaik dunia.
“Dari lima provinsi, kalau tidak salah empat sudah swasembada (beras) di Pulau Kalimantan. Sehingga inflasi alhamdulillah, posisi mungkin lima besar terbaik dunia,” ungkapnya.
Fokus pada Beras, Jagung, dan Gula Putih
Amran menegaskan kebijakan pangan ke depan akan fokus pada komoditas strategis, yaitu beras, jagung, dan gula putih.
Pemerintah akan melakukan pembenahan menyeluruh dari hulu hingga hilir agar pasokan dan harga tetap terkendali.
“Yang strategis beras, jagung, kemudian gula putih, ini satu per satu kita beresin,” katanya.
Selain pangan pokok, sektor perkebunan dan hortikultura juga menjadi prioritas, terutama lewat program hilirisasi. Contohnya pengolahan sawit menjadi minyak goreng, yang diyakini dapat mendukung stabilitas pasokan dalam negeri.
Peta Pangan Nasional Sudah Disiapkan
Amran menegaskan pemerintah sudah menyiapkan peta pengembangan komoditas pangan dan perkebunan agar tiap daerah punya arah pembangunan sesuai potensi wilayah.
“Jadi, kita sudah mapping semua petanya,” ujarnya.
Resmi Rangkap Jabatan: Mentan Sekaligus Kepala Bapanas
Sebelumnya, Presiden menetapkan Amran sebagai Kepala Bapanas menggantikan Arief Prasetyo Adi, melalui Keppres Nomor 116/P Tahun 2025 yang ditandatangani pada 9 Oktober 2025.
Amran menyampaikan apresiasi kepada Arief yang disebutnya sebagai sahabat dan mitra kerja selama 10 tahun terakhir.
“Beliau sosok pekerja keras, berintegritas tinggi, cerdas, dan berdedikasi luar biasa,” ucap Amran.












