NasionalNews

KNKT Investigasi Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana di Subang

×

KNKT Investigasi Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana di Subang

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan bus
Lokasi terjadinya kecelakaan bus pariwisata Trans Putera Fajar yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di Jalan Raya Kampung Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024). Foto: Antara/Rubby Jovan

Ringkasan Berita

  • Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan tim yang telah mereka bentuk akan menginvestigasi penyebab kecelakaan maut b…
  • "Sesuai tugas dan tupoksinya adalah menginvestigasi kecelakaan dengan mencari penyebab teknis dari peristiwa.
  • Dia mengatakan fokus investigasi kepada fungsi kelaikan bus sehingga ke depan tidak mengalami kendala teknis.

TOPIKSERU.COM, SUBANG – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan investigasi peristiwa kecelakaan bus yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di Jalan Raya Kampung Palasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan tim yang telah mereka bentuk akan menginvestigasi penyebab kecelakaan maut bus pariwisata Trans Putera Fajar pada Sabtu (11/5) sore itu.

“Sesuai tugas dan tupoksinya adalah menginvestigasi kecelakaan dengan mencari penyebab teknis dari peristiwa. Nantinya akan memberikan rekomendasi agar tidak terulang kembali,” kata Soerjanto Tjahjono di Subang, Minggu.

Dia mengatakan fokus investigasi kepada fungsi kelaikan bus sehingga ke depan tidak mengalami kendala teknis.

Soerjanto menyebut saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data dan keterangan saksi untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan yang merenggut 11 nyawa ini.

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 72, Lima Orang Tewas dan 38 Luka-Luka

“Untuk teknis, kami akan mengecek kendaraan ini kenapa secara teknis mengalami rem blong,” ujar Soertjanto.

“Setelah data terkumpul, kami dalami masalah bus nya, kemungkinan yang menjadi hal untuk disampaikan adalah masalah perbaikan sistem secara menyeluruh,” tambahnya.

Hasil Olah TKP

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan menyatakan bahwa hasil sementara olah TKP tidak menemukan jejak rem di lokasi kejadian.

“Jadi kalau kami lihat dari TKP yang ada, ini tidak ada jejak rem dari bus tersebut. Yang ada itu bekas ban, satu bagian, diduga itu ban kanan, ada beberapa meter di situ. Kemudian sampai akhir titik kejadian di depan sana menabrak tiang listrik,” kata Aan.

Menurutnya, harus ada penyelidikan lebih lanjut terkait tidak adanya jejak rem bus yang terguling tersebut.

Selain rem blong, ada kemungkinan pengemudi panik saat peristiwa maut itu terjadi.

“Ini tidak ada jejak rem sama sekali. Artinya, ini perlu kami selidiki ya. Kenapa tidak ada jejak rem, apakah remnya tidak berfungsi atau pengemudi panik dan sebagainya,” pungkasnya.(antara/Topikseru)