Nasional

Presiden Prabowo Tinjau Banjir Sumatra: 442 Meninggal, Penanganan Dipercepat

×

Presiden Prabowo Tinjau Banjir Sumatra: 442 Meninggal, Penanganan Dipercepat

Sebarkan artikel ini
Prabowo tinjau banjir Sumatra
Ilustrasi - Presiden Prabowo Subianto memberi hormat sebelum melakukan kunjungan ke luar negeri di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusama, Jakarta, Selasa (17/12/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Ringkasan Berita

  • Kepala Negara terbang dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 06.00 WIB untuk memastikan penang…
  • Korban Jiwa Capai 442 Orang Menurut laporan terbaru BNPB per Minggu (30/11) pukul 18.00 WIB, total korban jiwa akibat…
  • Langkah ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi bantuan ke daerah yang terisolasi.

Topikseru.com – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju wilayah terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatra pada Senin (1/12/2025) pagi. Kepala Negara terbang dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 06.00 WIB untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

Presiden dijadwalkan mendarat di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Tapanuli Utara, Sumatera Utara sebagai titik awal rangkaian kunjungan ke beberapa lokasi yang mengalami kerusakan parah dan gangguan layanan dasar akibat bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi.

Pantau Langsung Kondisi Lapangan

Dalam agenda ini, Presiden Prabowo akan meninjau daerah yang terdampak paling parah, memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi, serta mengevaluasi efektivitas langkah tanggap darurat yang sedang dijalankan pemerintah, TNI, Polri, dan BNPB.

“Fokus utama adalah memastikan seluruh prosedur darurat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Negara harus hadir dan memberikan kepastian bagi masyarakat yang terdampak,” demikian keterangan resmi yang diterima.

Pemerintah juga sedang mempercepat upaya pemulihan awal, termasuk perbaikan akses jalan, jembatan, jaringan listrik, telekomunikasi, hingga layanan kesehatan.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi bantuan ke daerah yang terisolasi.

Instruksi Presiden: Bekerja Cepat dan Terukur

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah meminta seluruh jajaran kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam menangani bencana yang disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga  300 Prajurit Kodam I/BB Dikirim ke Sibolga dan Tapteng untuk Percepatan Penanganan Bencana

Pemerintah juga mengimbau warga tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Dalam kunjungannya, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Korban Jiwa Capai 442 Orang

Menurut laporan terbaru BNPB per Minggu (30/11) pukul 18.00 WIB, total korban jiwa akibat banjir bandang dan longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat — mencapai 442 orang.

Berikut rinciannya:

Korban Meninggal

  • Sumatera Utara: 217 orang
  • Sumatera Barat: 129 orang
  • Aceh: 96 orang

Korban Hilang

  • Sumatera Utara: 209 orang hilang
  • Sumatera Barat: 118 orang hilang
  • Aceh: 75 orang hilang

Selain itu, 646 warga dilaporkan luka-luka, dan ribuan lainnya masih bertahan di posko pengungsian.

BNPB menyebut jumlah tersebut masih bersifat sementara karena proses pencarian dan pendataan terus dilakukan di sejumlah wilayah yang aksesnya sulit dijangkau.

Pemerintah Tegaskan Negara Hadir

Kunjungan langsung Presiden Prabowo menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah memprioritaskan percepatan penanganan bencana, baik dalam tahap darurat maupun pemulihan jangka panjang.

Dengan kondisi cuaca yang masih berubah-ubah dan potensi bencana lanjutan, pemerintah kembali meminta masyarakat mengikuti arahan aparat di lapangan dan tetap menjaga keselamatan.