Ringkasan Berita
- Markas Besar TNI mengonfirmasi telah mengerahkan 33.837 personel untuk mempercepat penanganan di lapangan, mulai dari…
- Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen TNI Osmar Silalahi, mengatakan pengerahan kekuatan besar ini dilakuk…
- 76 Alutsista Dikerahkan: Pesawat, Helikopter, hingga KRI Aktif Mengangkut Bantuan Tak hanya pasukan darat, TNI juga m…
Topikseru.com – Upaya pemulihan bencana di berbagai wilayah Sumatera terus dikebut. Markas Besar TNI mengonfirmasi telah mengerahkan 33.837 personel untuk mempercepat penanganan di lapangan, mulai dari evakuasi warga hingga distribusi logistik.
Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen TNI Osmar Silalahi, mengatakan pengerahan kekuatan besar ini dilakukan sebagai langkah percepatan penanganan dampak banjir bandang, longsor, dan bencana lain yang melanda sejumlah daerah.
“Secara keseluruhan unsur TNI telah mengerahkan 33.837 personel untuk mempercepat penanganan di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Personel TNI Terjun di Semua Sektor: Evakuasi, Dapur Lapangan hingga Pembersihan Jalan
Ribuan personel tersebut ditugaskan dalam berbagai misi, termasuk:
- Evakuasi korban di wilayah yang masih terisolasi
- Operasi dapur lapangan dan posko kesehatan
- Distribusi logistik vital ke titik pengungsian
- Pembangunan jembatan darurat di area yang aksesnya terputus
- Pembersihan jalan yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang dan longsor
“Personel juga dikerahkan untuk membersihkan jalanan yang sempat tertutup lumpur. Itu penting untuk membuka kembali akses distribusi,” ujar Osmar.
76 Alutsista Dikerahkan: Pesawat, Helikopter, hingga KRI Aktif Mengangkut Bantuan
Tak hanya pasukan darat, TNI juga mengoptimalkan kekuatan alutsista untuk mempercepat distribusi logistik ke daerah yang sulit dijangkau.
Total 76 alutsista masih aktif beroperasi untuk misi kemanusiaan di Sumatera, yang terdiri dari:
- 23 pesawat angkut
- 35 helikopter
- 16 KRI (Kapal Perang Republik Indonesia)
- 3 kapal ADRI
“Semua alutsista tersebut terus bergerak mengantar logistik ke wilayah Sumatera,” tegas Osmar.
Kemungkinan Penambahan Pasukan, Pemulihan Ditargetkan Lebih Cepat
Osmar menambahkan, Mabes TNI membuka peluang untuk menambah jumlah pasukan bila kondisi lapangan memerlukan penguatan.
“Tidak menutup kemungkinan jumlah personel akan ditambah. Kami berharap dengan upaya ini, proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan maksimal,” jelasnya.
Bencana hidrometeorologi di Sumatera bulan ini menyebabkan sejumlah akses terputus, ribuan warga mengungsi, dan banyak infrastruktur mengalami kerusakan.













