Nasional

Gibran Dukung Anak Muda Berkarya, Minta Kritik Disampaikan Secara Beretika

×

Gibran Dukung Anak Muda Berkarya, Minta Kritik Disampaikan Secara Beretika

Sebarkan artikel ini
Gibran Rakabuming Raka
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

Ringkasan Berita

  • "Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono, untuk terus berkarya dan menyuarakan …
  • Dukungan tersebut juga secara khusus disampaikan Gibran kepada komika Pandji Pragiwaksono, yang belakangan menjadi so…
  • "Saudara PP diminta untuk hadir klarifikasi pada Jumat (6/2) pukul 10.00 WIB," kata Budi Hermanto saat dikonfirmasi d…

Topikseru.com, Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menegaskan dukungannya kepada generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan aktif menyampaikan gagasan maupun kritik yang konstruktif bagi kemajuan bangsa.

Dukungan tersebut juga secara khusus disampaikan Gibran kepada komika Pandji Pragiwaksono, yang belakangan menjadi sorotan publik terkait sejumlah laporan hukum terhadap dirinya.

“Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono, untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa,” kata Gibran dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Kebebasan Berpendapat Harus Tetap Beretika

Gibran menekankan bahwa Indonesia merupakan negara demokratis yang menjamin kebebasan berekspresi bagi seluruh warga negaranya.

Namun, menurutnya kebebasan tersebut harus dijalankan dengan tetap mengedepankan norma, etika, serta nilai-nilai budaya dan agama yang hidup di tengah masyarakat.

“Indonesia adalah negara demokrasi yang memberikan ruang bagi setiap warga untuk berpendapat dan berekspresi, sesuai dengan penghormatan terhadap norma serta nilai-nilai lokal, budaya, dan agama,” ujar Gibran.

Pernyataan ini sekaligus menjadi pesan agar kritik dan masukan dari publik, terutama generasi muda, dapat disampaikan dengan cara yang bijak, santun, serta bertanggung jawab.

Gibran menilai peran anak muda sangat penting dalam pembangunan bangsa, termasuk melalui kreativitas di berbagai bidang seperti seni, budaya, teknologi, hingga dunia hiburan.

Pandji Pragiwaksono Dipanggil Polisi

Pernyataan Wakil Presiden Gibran muncul di tengah proses hukum yang sedang dihadapi komika Pandji Pragiwaksono.

Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemanggilan Pandji untuk dimintai klarifikasi terkait sejumlah laporan polisi yang ditujukan kepadanya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa Pandji dijadwalkan hadir pada Jumat, 6 Februari 2026 pukul 10.00 WIB.

“Saudara PP diminta untuk hadir klarifikasi pada Jumat (6/2) pukul 10.00 WIB,” kata Budi Hermanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut dari sedikitnya lima laporan polisi yang dilayangkan terhadap Pandji Pragiwaksono.

Polisi Telah Periksa 10 Saksi

Dalam proses penyelidikan kasus ini, Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah saksi guna mendalami dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilaporkan.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 10 orang saksi terkait perkara tersebut.

Budi Hermanto berharap Pandji dapat memenuhi panggilan penyidik agar proses klarifikasi dapat berjalan lancar dan persoalan menjadi lebih terang.

“Diharapkan yang bersangkutan dapat hadir sehingga semua bisa terjawab,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah terhadap Kebebasan Berekspresi

Sikap Gibran yang tetap mendukung kreativitas anak muda, termasuk Pandji Pragiwaksono, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat.

Meski demikian, Gibran mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat harus selalu diimbangi dengan tanggung jawab moral dan sosial.

Dukungan terhadap anak muda dinilai penting agar generasi penerus bangsa dapat terus berinovasi, kritis, serta berperan aktif dalam pembangunan tanpa mengabaikan nilai-nilai luhur bangsa.

Kasus yang melibatkan Pandji Pragiwaksono saat ini masih dalam tahap klarifikasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.